December 10, 2014

Tidak Bisa Sembarangan, Hal Ini Perlu Diperhatikan Saat Merawat Gigi Anak

by Neo Publishing

Menjaga kesehatan gigi pada anak pada dasarnya baik dilakukan sejak gigi mulai tumbuh. Orang tua dalam hal ini bertanggung jawab untuk menanamkan kebiasaan menggosok gigi yang baik dengan memberikan contoh pada anak. Saat mengajarkan kebiasaan menggosok gigi pada anak, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti disarankan oleh dokter gigi.

Spesialis gigi dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), drg Rina Permatasari, SpKG, mengatakan untuk mengajarkan anak menjaga kesehatan giginya ada tiga hal yang harus diperhatikan. Orang tua harus mencontohkan menggosok gigi yang benar, pemilihan sikat yang tepat, dan pasta gigi yang sesuai.

“Mengajarkannya itu pakai cermin, jadi si orang tua dan anak menghadap ke cermin jadi anak bisa melihat tuh caranya menyikat yang benar. Sebaiknya sih memang kan sekarang rumah sudah ada westafelnya jadi anak bisa lihat,” kata drg Rina saat ditemui pada peluncuran klinik spesialis gigi baru RSPI, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (9/12/2014).

Cara menyikat yang benar dikatakan oleh drg Rina adalah dengan menyikat seluruh permukaan gigi. Gerakan sikat pada bagian gigi depan dilakukan dengan gerakan menyapu ke atas dan ke bawah dan bagian luar gigi kiri dan kanan dengan gerakan memutar. Tidak lupa gigi bagian dalam juga dibersihkan dengan ujung sikat dan permukaan kunyah gigi dengan gerakan vertikal.

Untuk masalah sikat gigi yang digunakan oleh anak, drg Rina menyarankan untuk menggunakan bulu sikat yang halus dan kepala sikat yang kecil. Struktur gigi dan rahang anak masih belum tumbuh sempurna sehingga harus lebih diperlakukan secara halus.

“Harus disesuaikan dengan mulut anaknya, cari sikat gigi khusus anak yang bisa menjangkau sampai belakang mulut. Jangan sampai anak jadi enek karena menggunakan sikat yang terlalu besar,” tambah drg Rina.

Terakhir adalah terkait penggunaan pasta gigi. Biasanya karena alasan menghemat, anak diberikan pasta gigi yang sama dengan anggota keluarga lain yaitu pasta gigi dewasa. Padahal drg Rina mengatakan kandungan flouride pada pasta gigi dewasa tidak cocok jika digunakan anak.

“Kalau tertelan dan dalam dosis yang tinggi bisa menimbulkan efek keracunan. Ke giginya juga nanti emailnya malah jadi tidak bagus, kaya berkarat korosif ya. Meski bikin bagus tapi kalau terlalu banyak merusak,” papar drg Rina.

Jika memang anak terpaksa menggunakan pasta gigi dewasa, drg Rina menyarankan agar tidak perlu terlalu banyak cukup dengan ukuran seperti biji jagung.

Sumber: detik.com

December 8, 2014

End Year Promo 2014: General Check Up and Scalling

by Neo Publishing

End Year Promo 2014: General Check Up and Scalling

Miliki senyum indah dengan gigi bersih…
whitening sample small
PAKET PROMO

1. Rp 175.000 (Normal Rp 250.000) untuk Paket Scalling + General Check Up

2. Rp.1.750.000 (Normal Rp. 2.500.000) Paket Dental Whitening (sudah termasuk paket scalling)

Sehubungan untuk meningkatkan pelayanan yang lebih kepada para pasien, pada akhir tahun 2014 ini kami memberikan penawaran spesial berupa pemeriksaan gigi umum dan pembersihan gigi (scalling) rahang atas dan bawah dan pemutihan gigi.

Kesehatan gigi harus terus dipantau dan dijaga, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, bahkan kerusakan gigi yang bisa berakibat fatal. Mulai dari pendarahan gusi ,bahkan memicu penyakit-penyakit yang lain, bisa dibaca pada artikel sebelumnya, efek tidak langsung kesehatan gigi. Secara klinis pemeriksaan dan pembersihan gigi dianjurkan secara teratur minimal 2x dalam 1 tahun.

Jangan lewatkan kesempatan terbatas ini, karena setiap sesi (pagi/sore) dibatasi hanya 4 orang pasien/sesi.

-Pelayanan ini berlaku dari tanggal 10 Desember 2014 – 20 Desember 2014
-Setiap pasien wajib mendaftarkan diri, satu hari sebelumnya ke bagian registrasi atau telp. 022-73400004

Yenni, drg

‘like’ atau kunjungi blog ini secara rutin untuk mendapatkan informasi pelayanan kami yang lain

Senyum sehat, selamanya…
header.jpg

February 19, 2014

Prostodontik (Gigi Tiruan/Palsu)

by Neo Publishing

Gigi palsu secara garis besar terbagi jadi 2, yang permanen dan lepasan.
1. Gigi palsu permanen artinya gigi yang dipasang secara permanen dan tidak bisa dilepas pasang oleh pasien.
2. Gigi palsu lepasan artinya gigi palsu tersebut bisa dipasang dan dilepas kembali, jika mau tidur atau saat pembersihan.

A. Gigi Palsu Permanen

Gigi palsu ini ada beberapa jenis: implant, crown, dan bridge

  1. Implant gigi (dental implant)

Implant gigi merupakan gigi palsu permanen yang ditanam dalam gusi dan berdiri sendiri. Implant terdiri dari 2 bagian, part 1 implant, yang ditanam dalam gusi dan berfungsi sebagai akar buatan dan part 2 crown+abutment, yang membentuk struktur mahkota giginya. "dental-implant-di-jakarta"

Komponen Implant: Part 1 Implant & Part 2 Crown & Abutment

Jeda waktu dari pasang implant (part 1) ke crown (part 2) biasanya minimal 1.5 bulan. Waktu 1.5 bulan ini dibutuhkan supaya implant menyatu kuat dulu dengan gusi kamu baru kemudian dipasang mahkota (crown) dan mendapat beban kunyah.
Sembari menunggu, kalau gigi kamu yang ompong adalah gigi depan, biasanya akan dibuat gigi palsu sementara yang lepasan agar tidak keliatan ompong.

"Dental-Implant-Murah-di-Jakarta"

Butuh jeda 1.5 bulan dari pemasangan implant ke pemasangan mahkota tiruannya

Mengenai biaya, dibandingkan gigi palsu lainnya, implant memang paling mahal, tapi tingkat kenyamanannya paling tinggi. Dengan implant, kita serasa tidak memakai gigi palsu. Orang lain pun biasanya tidak menyadarinya.

2. Crown (Mahkota tiruan)

Crown merupakan mahkota palsu, pada prinsipnya seperti selubung, yang dipasang untuk membungkus gigi yang ursak / mengganti mahkota gigimu yg rusak akibat lubang, keropos, atau patah.
"Crown-Gigi-di-Jakarta"

Di bawah ini salah satu contoh kasus gigi yang masih bisa dicrown:

"crown-gigi-di-jakarta-before-1"

Kasus seperti gambar diatas masih bisa dengan perawatan saraf (root canal treatment) dan menggunakan pin yang dibor ke akar gigi (istilahnya pin crown)

"crown-gigi-di-jakarta-after-1"

Begitu juga dengan gigi yang patah, seperti gambar di bawah

Pada prinsipnya penggunaan gigi palsu permanen jauh lebih nyaman daripada gigi palsu lepasan dan biayanya juga relatif lebih mahal.

3. Bridge

Bila pasien kehilangan 1 atau lebih gigi, salah satu alternatif gigi tiruan pengganti yang sifatnya permanen adalah bridge. Berbeda dengan implant yang ditanam di dalam gusi, bridge menggunakan gigi pendukung dari gigi tetangganya.

Ini dia ilustrasi gigi tiruan bridge:

4. Maryland Bridge
Maryland Bridge merupakan pengembangan dari Bridge dan biasanya lebih diminati karena lebih ekonomis dan waktu pengerjaannya lebih cepat. Marlyland Bridge tetap menggunakan gigi-gigi disebelahnya sebagai penyangga, tetapi gigi-gigi disebelahnya tidak perlu dikecilkan, hanya perlu dipreparasi sedikit sehingga muat untuk dipasangkan penyangga.

Maryland Bridge

Maryland Bridge

B. GIGI PALSU LEPASAN
Gigi Palsu Lepasan terbagi menjadi beberapa jenis

1. Akrilik
Gigi Palsu Lepasan jenis Akrilik adalah gigi palsu paling ekonomis dibandingkan gigi palsu lepasan lainnya. Platnya relatif lebih tebal dan ada cengkeram kawatnya sebagai tambahan pegangan ke gigi yang tersisa. Gigi palsu jenis ini bisa digunakan untuk kehilangan gigi berjumlah 1, 2, hingga seluruh gigi.

Gigi Palsu Akrilik

2. Valplast
Gigi Palsu jenis Valplast tidak menggunakan cengkeram kawat dan lebih lentur dan tipis dibandingkan Gigi Palsu Akrilik sehingga lebih nyaman digunakan. Gigi palsu jenis ini dapat digunakan pada kasus kehilangan beberapa gigi, tetapi pada kasus kehilangan seluruh gigi dan membutuhkan gigi tiruan lengkap, bahan ini tidak disarankan.

Gigi Palsu Valplast

Valplast 1 gigi

Valplast Parsial 2 gigi

3. Resin Flexi
Gigi Palsu jenis Resin Flexi mirip seperti Valplast, tidak menggunakan cengkeram kawat sehingga tidak akan mengganggu estetika, tetapi bahan ini lebih kaku dibandingkan Valplast sehingga mempunyai daya tahan lebih lama. Selain dapat digunakan pada kasus kehilangan 1, 2 atau beberapa gigi, gigi tiruan ini cocok digunakan untuk Gigi Tiruan Lengkap.

Resin Flexi

Gigi Tiruan Lengkap Resin Flexi

July 23, 2013

Cosmetic Dentistry: How Dental Lasers Work to Whiten Teeth?

by Neo Publishing

Neo Publishing:

Bagaimana cara laser memutihkan gigi?

Originally posted on Regency Dental of Stuart:

Every day, we are bombarded by tons ads and infomercials about toothpaste and teeth whitening agents. People go to the dentist to whiten their teeth so that they may be able to flash their killer smiles. The traditional way of whitening teeth is by soaking them is hydrogen peroxide solution of other chemicals that removes stains and bleaches the teeth. But as it has been said, that is the traditional way. The most recent breakthrough in teeth whitening is through the use of lasers. With the use of lasers, the teeth whitening process is done in a quick and pain-free manner.

Technically, lasers are a concentrated beam of light that carries with it high amount of light energy. The laser beam is so narrow and the energy is highly concentrated and those are the reasons why lasers can be used in whitening teeth.

How laser teeth whitening works:
• Scraping…

View original 39 more words

July 23, 2013

Teeth Whitening – Promo

by Neo Publishing

Adalah sangat membahagiakan melihat pasien tersenyum puas dengan hasil kerja kami.

Your smile is our happiness!

you can smile brighter!

you can smile brighter!

 

whitening sample

July 10, 2013

Promo Ramadhan 2013: General Ceheck Up and Scalling

by Neo Publishing

Miliki senyum indah dengan gigi bersih…

PAKET PROMO

1.  Rp 150.000 (Normal Rp 250.000) untuk Paket Scalling + General Check Up

2. Rp 250.000 (Normal Rp 450.000) untuk Paket Scalling  (2x setahun) + General Check Up

3.  Rp. 1.250.000 (Normal Rp. 2.500.000) Paket Dental Whitening (sudah termasuk paket scalling)

Sehubungan untuk meningkatkan pelayanan yang lebih kepada para pasien, pada bulan Ramadhan 2013 ini kami memberikan penawaran spesial berupa pemeriksaan gigi umum dan pembersihan gigi (scalling) rahang atas dan bawah dan pemutihan gigi.

Kesehatan gigi harus terus dipantau dan dijaga, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, bahkan kerusakan gigi yang bisa berakibat fatal. Mulai dari pendarahan gusi ,bahkan memicu penyakit-penyakit yang lain, bisa dibaca pada artikel sebelumnya, efek tidak langsung kesehatan gigi. Secara klinis pemeriksaan dan pembersihan gigi dianjurkan secara teratur minimal 2x dalam 1 tahun.

Jangan lewatkan kesempatan terbatas ini, karena setiap sesi (pagi/sore) dibatasi hanya 4 orang pasien/sesi.

-Pelayanan ini berlaku dari tanggal 10 Juli 2013 – 7 Agustus 2013
-Setiap pasien wajib mendaftarkan diri, satu hari sebelumnya ke bagian registrasi atau telp. 022-73400004

‘like’ atau kunjungi blog ini secara rutin untuk mendapatkan informasi pelayanan kami yang lain

Senyum sehat, selamanya…

Yenni, drg

July 4, 2013

Laser: Era Baru Dunia Kedokteran Gigi

by Neo Publishing

 

Seringkali pasien yang telah ditambal giginya merasa telah mendapatkan perawatan dengan sinar laser. Namun sesungguhnya ini salah kaprah karena sinar yang digunakan untuk menambal gigi bukanlah sinar laser melainkan sinar halogen yang kini mulai ditinggalkan dan digantikan oleh sinar generasi baru yaitu sinar LED (sinar biru). Kedua jenis sinar ini digunakan untuk mengeraskan bahan tambalan gigi.
Sinar laser adalah sesuatu yang berbeda. Laser adalah singkatan dari Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation, yang saat ini menjadi suatu teknologi yang sangat berkembang dan bermanfaat luas, banyak digunakan di bidang kesehatan.
Pemanfaatan energi laser berkembang pesat Di Amerika Serikat. Penggunaan laser pada gusi pertama kali disetujui oleh pemerintah Amerika di awal 1990-an, dan pengggunaan pada jaringan keras seperti gigi dan tulang rahang disetujui pada tahun 1996.
Kenyamanan pasien, kemudahan proses kerja, seni dan presisi adalah kata kunci yang mengiringi pengembangan dan pemanfaatan laser kedokteran gigi. Ini bisa menjadi cara yang tepat dan efektif untuk melakukan banyak prosedur kedokteran gigi. Laser memungkinkan untuk pengobatan fokus pada area yang sangat spesifik tanpa merusak jaringan sekitarnya.
Laser merupakan suatu teknologi yang inovatif dan akurat untuk aplikasi jaringan keras dan lunak. Pasien biasanya merasa lebih nyaman dan tingkat kecemasan yang rendah selama perawatan. Di Amerika, pada tahun 2009 diperkirakan bahwa 6 persen dokter gigi memanfaatkan laser untuk aplikasi jaringan lunak, dan jumlah ini meningkat seiring waktu.
 
Gambar 1.  Mesin laser dengan berbagai ukuran. 1) Mesin laser  yang masih berukuran besar. 2) Mesin laser untuk pekerjaangigitiruan implant. 3) Laser generasi baru, berukuran kecil, mesin dan alat kerja sudah menyatu.
Penerapan dalam Dunia Kedokteran Gigi
Penerapan laser dalam dunia kedokteran gigi membuka pintu bagi dokter gigi untuk melakukan berbagai   prosedur  yang tadinya  tidak mungkin dilakukan menjadi mungkin dilakukan.
Penggunaan laser  dapat diterapkan secara interdisipliner dalam dunia kedokteran gigi. Saat ini, perawatan ortodonti sangat terbantu dengan adanya alat ini. Banyak prosedur perawatan ortodonti yang terdukung untuk mendapatkan hasil perawatan yang maksimal. Demikian pula beberapa prosedur  bedah mulut, perawatan gusi, pengawetan gigi, perawatan kesehatan gigi anak, pembuatan gigi tiruan dan terapi penyakit mulut dapat dilakukan dengan aplikasi laser kedokteran gigi.
Keuntungan Laser Kedokteran Gigi
Beberapa keuntungan  utama   laser kedokteran gigi:
1.      Pada beberapa  prosedur perawatan,  tidak membutuhkan pembiusan.
2.      Perdarahan  minimal atau bahkan tanpa perdarahan.
3.      Infeksi bakteri diminimalkan karena sinar energi tinggi mensterilkan daerah yang dikerjakan.
4.      Kerusakan jaringan sekitar  sangat sedikit.
5.      Penyembuhan luka    lebih cepat.
Adapun kerugian penggunaan laser kedokteran gigi adalah harga alat yang masih relatif mahal sehingga penggunaannya pun masih sangat  terbatas.
 
Gambar 2. Penggunaan laser untuk memperluas permukaan gigi tempat perlekatan breket ortodonti.
 Pertanyaan-pertanyaan yang paling sering muncul seputar laser kedokteran gigi.
1.      Apakah kelebihan sinar laser dibanding dengan teknologi  yang lain?
Kelebihan sinar laser dibanding teknologi yang lain adalah laser mempunyai sifat yang sangat presisi . Dengan panjang gelombang dan energi tertentu, sinar yang dihasilkan akan bekerja langsung pada target untuk memperoleh hasil yang diharapkan.
2.      Bagaimanakah cara kerja sinar laser?
Sinar laser bekerja secara spesifik pada target tertentu, sesuai dengan panjang gelombang yang diprogram.
3.      Amankah terapi dengan sinar laser?
Sinar laser aman jika dilakukan oleh tenaga professional yang akan memprogram panjang gelombang   sesuai dengan manfaat dan tujuan yang diharapkan.
4.      Ada berapa jenis sinar laser di bidang kedokteran gigi dan apa saja manfaatnya?
Ada dua macam sinar laser yang digunakan di bidang kedokteran gigi sesuai sasarannya yaitu sinar laser untuk jaringan lunak dan sinar laser untuk jaringan keras.  Sinar laser untuk jaringan lunak diperuntukkan pada jaringan otot seperti gusi, lidah, bibir. Sinar laser jaringan keras digunakan pada jaringan seperti tulang dan gigi.
5.      Siapa saja yang bisa mendapatkan terapi dengan sinar laser?
Siapapun boleh mendapatkan terapi sinar laser, kecuali mereka yang sedang hamil dan hipersensitif terhadap sinar
6.      Bagaimanakah prosedur pelaksanaan terapi dengan sinar laser?
Prosedur   terapi dengan sinar laser adalah bermacam-macam tergantung dengan jenis sinar laser yang  digunakan. Umumnya sebelum tindakan laser dilakukan, diberikan krim bius di permukaan jaringan yang akan dilaser selama lebih kurang 30-45 menit supaya pasien tetap nyaman selama penerapan laser.
7.      Apakah ada efek samping yang mungkin timbul?
Efek samping yang mungkin timbul adalah hiperpigmentasi atau hipopigmentasi pasca laser, namun efek samping ini biasanya tidak bersifat permanen dan akan hilang dalam beberapa waktu. Efek samping lain yang dapat terjadi meskipun jarang adalah “burn”, yakni akibat suhu yang terlalu tinggi maka kulit akan bereaksi seperti terbakar.
8.      Kapan hasilnya mulai terlihat?
Hasil perawatan dengan laser pada umumnya akan mulai terlihat selang 3-7 hari setelah perawatan, dan akan berangsur-angsur membaik dari waktu ke waktu.
9.      Hal-hal yang dilakukan setelah dilakukan terapi sinar laser?
Yang harus dilakukan setelah perawatan dengan sinar laser adalah menjaga kebersihan mulut secara maksimal. Gunakan obat kumur secara rutin.
10.  Apakah bisa dikombinasikan dengan terapi lain?
Perawatan laser sering dilakukan sebagai tindakan tunggal misalnya pengangkatan tumor, terapi sariawan dll. Terapi laser sering juga digunakan untuk mendukung (kombinasi) terapi lain misalnya pada kasus persiapan pembuatan gigi palsu untuk mendapatkan keakuratan yang tinggi. Demikian pula perawatan dengan kawat gigi (behel), hasil yang maksimal akan tercapai dengan dukungan terapi laser.
Penulis:
Drg. Eka Erwansyah, MKes, SpOrt
December 7, 2012

Tips Merawat Gigi dengan Behel

by Neo Publishing

Gak enak rasanya pakai kawat gigi…  keluh seorang teman, yah memang pada awalnya akan terasa mengganggu, tapi untuk sesuatu yang lebih baik harus ada perjuangan bukan? Di bawah kita akan bahas beberapa tips untuk teman-teman yang menggunakan kawat gigi.

Kawat gigi atau behel sejak dulu sudah digunakan oleh masyarakat untuk tujuan kesehatan dan juga estetika. Pemasang behel untuk tujuan kesehatan gigi memang diperlukan untuk orang yang memiliki struktur gigi yang tidak ideal.

Semakin banyak dijumpai orang yang pasang gigi behel atau pasang kawat gigi behel. Gigi yang menggunakan behel dengan berbagai macam model dan warna memang memberikan perubahan penampilan yang nampak jelas. Meski awalnya ini merupakan suatu perawatan pada gigi yang tidak beraturan saja, namun nampaknya menggunakan behel gigi juga menjadi tambahan gaya. Kini pasang Behel gigi atau pasang kawat gigi merupakan salah satu alat terapi gigi yang lumayan tinggi harganya. Bagaimana cara merawat gigi yang pasang behel?

Behel atau kawat gigi merupakan alat terapi gigi yang berfungsi untuk merapikan gigi. Seiring dengan perkembangan jaman, kawat gigi pun terus berevolusi, memperbaiki kekurangannya dan menyempurnakan sistemnya, sehingga terapi perbaikan struktur gigi menjadi lebih cepat dan efektif.

Ada berbagai macam jenis bahel atau kawat gigi yang ada sekarang ini. Untuk memutuskan jenis apa yang akan dipakai, tentu anda harus mengkonsultasikan hal tersebut kepada dokter ahli, agar pilihan anda tepat dan sesuai dengan gigi anda.

Terlepas dari jenis apapun behel gigi yang anda gunakan, berikut ini adalah tips merawat gigi untuk anda yang menggunakan behel :

1.   Sikat Gigi Khusus.

Sikat gigi yang dipakai khusus untuk orthodontik bentuknya kecil dan bulu sikatnya halus. Dijual di apotek, klinik, dan supermarket besar (bukan di warung-warung).

2.   Sikat Tambahan Untuk Sela-Sela Gigi.

Selain itu juga ada sikat tambahan untuk sela-sela gigi, karena orang yang pake behel biasanya terbentuknya karang gigi menjadi lebih cepat.

3.   Pasta Gigi Dengan Formula Terlengkap.

Gunakan pasta gigi dengan formula terlengkap agar benar-benar melindungi dan merawat gigi secara intens. Menyikat gigi sebaiknya dilakukan dua kali proses, yang pertama tanpa pasta gigi terlebih dahulu agar sisa-sisa makanan yang hendak diberantas bisa terlihat dan tidak terhalang buih dari pasta gigi (lakukan di depan cermin tentunya), setelah itu barulah menyikat gigi dan lidah dengan pasta gigi.

4.   Wajib berkumur dengan obat kumur.

Berkunurlah setelah menyikat gigi dan bila perlu gunakanlah dental floss (benang gigi). Maka, tidak mengherankan apabila rutinitas menyikat gigi ketika awal masa pemakaian behel bisa mencapai 20 menit.

5.   Menyikat gigi.

Menyikat gigi dilakukan sebanyak dua kali dalam sehari yaitu pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur.

6.   Perbanyak mengonsumsi vitamin C.

Karena akan lebih sering terkena sariawan disebabkan karena tergores behel. Siapkan obat sariawan seperti Albothyl dan bila perlu siapkan juga wax ortho (berupa lilin untuk menutupi bagian logam behel yang tajam). Selain itu, asupan kalsium dan vitamin D yang lebih banyak dari dosis biasanya juga sangat dibutuhkan oleh gigi.

7.   Setelah check-up.

Biasanya bukan hanya gigi yang akan terasa ngilu/nyeri tapi juga rahang, dagu dan kepala bahkan terkadang bisa sampe demam. Hal ini dikarenakan pergerakan gigi yang otomatis berpengaruh ke sistem syaraf dan bentuk kepala serta profil wajah kita. Jadi siapkan painkiller seperti Panadol yang mengandung parasetamol bila perlu.

8.   Hindari makanan yang terlalu keras.

Potong makanan dengan tangan terlebih dahulu, jangan memotongnya langsung menggunakan gigi. Selain bisa mengacaukan proses pergeseran gigi, juga dapat melepas bracket behelnya. Untuk memasangnya kembali dikenakan biaya tambahan.

Hal-hal penting yang perlu dicatat bagi anda yang menggunakan behel :

Hal yang Wajib Dilakukan.

Ada beberapa hal yang wajib dilakukan bila kamu menggunakan behel yakni, rajin membersihkan gigi setiap makan, selalu sediakan tusuk gigi. Serta jangan lupa untuk membawa sikat gigi untuk bersihkan sisa-sisa makanan yang nempel di bracket. Gunakan sikat gigi khusus untuk perawatan orthodonti atau sikat gigi anak-anak, yang bulu sikatnya lembut agar tidak merusak bracket. Kontrol gigi sesuai jadwal yang ditentukan dokter. Iris kecil-kecil semua makanan yang masuk dan kunyah secara perlahan-lahan. Bila memakai karet elastik atau head gear, pasang sesuai dengan petunjuk dokter gigi.

Hal Yang Dilarang.

Mencoba melepas atau menyetel kawat gigi yang sudah dipasang karena bisa merubah susunan yang telah ditetapkan. Memakan permen karet, permen keras, daging yang liat, keripik, kerupuk yang keras. Mengutakatik sendiri bracket yang lepas atau kawat yang menusuk gigi. Ini sangat berbahaya hubungi dokter untuk penangulangannya.

Have a good day……

 

Source: kedokterangigi.net

August 2, 2012

Cantik dengan gigi putih dan berseri

by Neo Publishing



Gigi yang cantik tak saja membuat senyum menjadi lebih indah, tapi juga mampu meningkatkan rasa pede. Tak usah khawatir, banyak cara yang bisa ditempuh untuk mempercantik gigi.

Wajah Shanti cukup cantik, tapi sebagian orang menganggapnya sombong. Kenapa? Karena Sinta jarang tersenyum dan mulutnya nyaris selalu terkatup. Sinta sebetulnya ingin menyapa dan tersenyum kepada teman-temannya, tapi satu gigi depannya yang hitam, membuatnya minder. Setiap kali tersenyum, kecantikan wajah Sinta langsung “tercemar” gangguan itu.

Apa yang dialami Shanti, tak jarang juga dialami banyak orang. Namun, mereka tak tahu, masalah yang dialaminya sebenarnya bisa diselesaikan secara baik.

Dari contoh kasusnya, tentu saja mempercantik gigi menjadi sangat perlu. Selain memiliki gigi sehat dan bersih, penampilan yang lebih baik akan membantu kepercayaan diri seseorang, terutama dalam bersosialisasi. Untuk bisa sampai pada sesi perawatan mempercantik gigi seperti yang diinginkan, biasanya harus melalui beberapa tahap pemeriksaan.

Setelah diperiksa secara keseluruhan, gigi akan difoto, lalu dibuat cetakan untuk dipelajari sebagai studi model. Kemudian baru bisa terlihat, masalah yang dikeluhkan dan apa yang bisa diperbaiki. Sebelum proses mempercantik gigi dilakukan, kondisi gigi harus bagus. Bila ada lubang, harus ditambal dulu, tak ada gusi yang terbuka dan karang gigi, juga infeksi harus disembuhkan dulu, agar perawatan tak percuma.

Bila kondisi gigi pasien sudah sehat dan bagus, perawatan mempercantik gigi bisa langsung dilakukan. Gigi indah,  bisa dilihat dari keadaan gigi yang sehat, simetris antara bagian kanan dan kiri wajah, posisi gigi rata, rapi, tersusun baik, garis gusi harus sama, dan garis senyum harus baik. Untuk mendapatkan gigi cantik, ada beberapa cara yang bisa ditempuh:

1. Pemutihan (Whitening)
Metode ini dilakukan untuk memutihkan gigi kuning, hitam, atau kusam. Gigi menghitam, bisa terjadi akibat infeksi, trauma, atau sarafnya mati. Untuk mengembalikannya ke warna semula, perlu dilakukan perawatan saraf gigi terlebih dulu.

Gigi berwarna (kusam/kuning/hitam) dapat disebabkan berbagai macam hal, dan proses penanggulangannya juga berbeda, bisa secara internal atau external, bisa dibaca pada artikel “Pemutihan Gigi Apa Sih?”. Karena itu sebelum proses pemutihan dilakukan harus pemeriksaan oleh dokter yang bersangkutan.

Gigi hitam, bisa diputihkan lagi dengan cara internal bleaching, yaitu pemutihan dari dalam gigi. Setelah perawatan saraf selesai, ada gel yang dimasukkan ke dalam saluran akar gigi yang sengaja dilubangi. Gel inilah yang akan bekerja memutihkan gigi, dalam waktu 1-6 hari. Lalu, gel akan dilepas dan gigi ditambal seperti biasa.

“Gigi hitam atau kuning, tapi kondisinya utuh, tak perlu dipasangi crown atau veneer, cukup dilakukan pemutihan dari dalam.” Pada umumnya, whitening dibagi menjadi dua, yaitu in office dan home whitening. In office yaitu tindakan pemutihan gigi dilakukan di klinik gigi, bisa dilakukan dengan maupun tanpa disinar.

Permukaan gigi dilapisi gel, lalu pasien diminta memakai cetakan (tray) gigi selama 1-2 jam. Saat tray dilepas, gigi akan terlihat lebih putih dibanding sebelumnya. Hasil in office lebih cepat terlihat dibanding home whitening, karena menggunakan gel dengan tingkat konsentrat yang lebih tinggi. Tak heran, harganya pun lebih mahal.

Hasil ini akan lebih baik lagi bila dilanjutkan dengan home whitening, agar hasilnya lebih permanen dan tingkat keputihannya tak cepat pudar. Home whitening yaitu proses pemutihan gigi dilakukan di rumah. Setelah tray gigi dibuat di klinik, proses pemutihan bisa dilakukan sendiri di rumah. Caranya, tray dipakai selama 8 jam, setiap hari selama 8-10 hari, tergantung dari tingkat kekusaman warna gigi. Untuk gigi berwarna abu-abu atau sangat kusam, waktu pemakaian bisa lebih lama.

Cara Perawatan yang palin banyak dilakukan pasien untuk mendapatkan hasil dalam waktu yang relatif singkat adalah “office bleaching” yang hanya bisa dilakukan di klinik oleh dokter gigi. harga relatif mahal, di Jakarta sendiri berkisar 3-5juta rupiah, tergantung dari tingkat kerusakannya.

Setelah perawatan, pasien masih perlu kontrol ke dokter agar diketahui bila ada keluhan linu. Setelah 2-3 tahun, proses whitening bisa diulangi lagi. Pantangan usai melakukan whitening, jangan mengonsumsi makanan dan minuman berwarna, misalnya soft drink, teh, atau kopi agar warna gigi tak cepat pudar.

2. Crown
Pada kerusakan gigi depan yang cukup parah, misalnya gigi patah atau tak bisa lagi ditambal karena lubang sudah terlalu luas, metode crown (selubung gigi) bisa dilakukan. Bila kondisi gigi dinyatakan sehat, saat itu juga crown bisa dipasang. Awalnya, gigi yang akan dipasangi crown dikecilkan di seluruh bagian, lalu dipasangi crown sementara.

Seminggu kemudian, crown permanen dipasangkan. Agar tak terlihat palsu dan berbeda, warna crown harus sama dengan gigi aslinya. Pembuatan crown yang bagus akan sulit dibedakan dari gigi aslinya, baik secara warna maupun bentuk. Meski kekuatan crown sama dengan gigi asli dan tak ada pantangan setelah crown dipasang, Wati menyarankan agar tetap berhati-hati saat mengunyah.

“Namanya saja buatan, jadi tetap bisa pecah, rusak, atau berlubang bila perawatannya enggak benar. Jadi, perawatan apa pun yang dilakukan, sebaiknya rutin memeriksakan gigi setiap enam bulan sekali.”

Tetapi yang terbaik adalah menjaga dan memelihara gigi sebelum terjadi kerusakan yang lebih parah, karena itu kita sebaiknya memeriksakan gigi kita minimal 2x dalam setahun.

“Keep your healthy Smile…. last”

Tags: , ,
July 30, 2012

Dental Whitening/ Pemutihan Gigi, APA SIH?

by Neo Publishing

Sebelum kita membahas mengenai warna gigi, kita harus memahami bagian dari Mahkota gigi atau corona, merupakan bagian yang tampak di atas gusi, bagian tersebut terdiri atas:

  • Lapisan email, merupakan lapisan yang paling keras.
  • Tulang gigi (dentin), di dalamnya terdapat saraf dan pembuluh darah.
  • Rongga gigi (pulpa), merupakan bagian antara corona dan radiks.
  • Leher gigi atau kolum, merupakan bagian yang berada di dalam gusi.
  • Akar gigi atau radiks, merupakan bagian yang tertanam pada tulang rahang. Akar gigi melekat pada tulang rahang dengan perantaraan semen gigi.
  • Semen gigi melapisi akar gigi dan membantu menahan gigi agar tetap melekat pada gusi. Terdiri atas:
    • Lapisan semen, merupakan pelindung akar gigi dalam gusi.
    • Gusi, merupakan tempat tumbuh gigi


Gigi pada awalnya putih agak kekuningan. Dengan berlalunya waktu, gigi kita menjadi tidak lagi seputih waktu masih kecil. Pengeruhan warna gigi dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Merokok dalam jangka panjang menyebabkan gigi berwarna kecoklatan karena residu tar yang menempel di gigi.
  • Penuaan berperan membuat gigi terlihat kuning karena enamel, yang merupakan lapisan luar keras gigi Anda, semakin menipis oleh pemakaian sehingga lapisan dasar gigi yang berwarna kuning semakin tembus pandang.
  • Makanan dan minuman apa pun seperti saos, teh, kopi, coke, dll yang dapat menodai taplak meja, pakaian, atau karpet juga dapat menodai gigi Anda.
  • Jenis-jenis antibiotik tertentu dapat membuat gigi berwarna gelap.

Untungnya, kini kita dapat memutihkan kembali gigi kita melalui layanan dan produk yang banyak tersedia dan terjangkau.

Perawatan pemutihan gigi adalah satu cara untuk mencerahkan warna asal gigi tanpa mengasah enamel, namun ini bukan untuk mengembalikan warna gigi tersebut sepenuhnya. Hydrogen peroxide atau carbamide peroxide merupakan bahan aktif yang sering digunakan dalam produk pemutihan gigi.

Pemutihan gigi termasuk jenis perawatan gigi kosmetik yang sesuai bagi individu tanpa tambalan gigi dan masalah gusi. Dokter gigi umumnya menawarkan dua jenis perawatan, yaitu perawatan di tempat praktek atau perawatan sendiri di rumah dengan perangkat pemutih (whitening kit) yang mereka siapkan secara khusus. Kedua prosedur itu sama-sama menggunakan senyawa berbasis peroksida dengan kadar bervariasi dari 3% sampai 35%.

Peroksida adalah unsur utama yang digunakan sebagai pemutih (termasuk pemutih pakaian). Semakin tinggi konsentrasi peroksida, semakin kuat daya pemutihnya–namun, juga lebih berisiko menyebabkan kerusakan pada gusi dan jaringan sekitarnya.

Berikut adalah metode untuk memutihkan gigi Anda:

1. Pemutihan gigi di praktek dokter gigi (in-office whitening)

Pemutihan gigi metode ini diawali dengan pembersihan gigi dan penghapusan plak di sepanjang garis gusi. Setelah gigi bersih, gel peroksida hingga 35% diaplikasikan pada gigi. Selanjutnya, lampu khusus bersinar laser digunakan untuk mengaktifkan gel.

Proses ini biasanya memakan waktu sekitar satu jam, dan memutihkan gigi 10 sampai 14 derajat. Hasil bervariasi pada setiap orang. Beberapa orang merespon sangat baik sehingga giginya memutih secara dramatis, sedangkan yang lain mungkin membuat perbedaan yang lebih kecil. Dokter gigi Anda dapat memberikan gambaran hasil maksimal yang dapat diperoleh gigi Anda. Dalam kasus-kasus ekstrim, prosedur pemutihan gigi laser mungkin perlu diulang di lokasi noda membandel yang disebabkan oleh obat seperti tetrasiklin.

2. Pemutihan gigi di rumah (home whitening)

Anda dapat memutihkan gigi sendiri dengan peralatan yang diapatkan dari dokter gigi. Dokter gigi akan membersihkan gigi Anda, menyiapkan sebuah cetakan (tray) gigi sesuai ukuran gigi dan kontur rahang Anda,  dan memberikan gel berkadar peroksida antara 10% hingga 15%. Untuk memakainya, Anda cukup mengoleskan gel pada cetakan gigi lalu memasang nampan tersebut di gigi selama beberapa jam setiap malam untuk beberapa hari. Lama penerapan bervariasi, semakin rendah kadar peroksida dalam gel, semakin lama waktu pemakaian yang aman. Metode ini dapat memutihkan gigi 8 sampai 10 derajat. Banyak dokter gigi berpendapat pemutihan gigi metode ini memberikan efek yang bertahan lebih lama.

Efek samping

Pemutihan gigi adalah perawatan yang aman jika prosedurnya diikuti sesuai petunjuk. Namun, seperti halnya semua prosedur perawatan lain, ada potensi efek samping yang perlu dipahami:

  • Sensitivitas. Gigi yang baru diputihkan akan sensitif terhadap perubahan suhu, tekanan dan sentuhan. Hal ini paling mungkin terjadi pada gigi yang diputihkan di dokter gigi, di mana konsentrasi peroksida yang digunakan lebih tinggi. Beberapa orang bahkan merasakan ngilu pada gigi mereka. Sensitivitas ini biasanya berlangsung hanya beberapa hari. Beberapa dokter gigi merekomendasikan pasta gigi dan gel yang mengandung kalium nitrat untuk gigi sensitif.
  • Iritasi gusi. Gusi dapat mengalami iritasi akibat kontak dengan pemutih berkonsentrasi peroksida tinggi. Namun, iritasi tersebut biasanya hanya terasa dalam beberapa hari dan menghilang setelah proses pemutihan selesai.

Demikian informasi mengenai pemutihan gigi, untuk lebih jelasnya bisa menghubungi dokter gigi anda.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 41 other followers