Dental Whitening/ Pemutihan Gigi, APA SIH?

Sebelum kita membahas mengenai warna gigi, kita harus memahami bagian dari Mahkota gigi atau corona, merupakan bagian yang tampak di atas gusi, bagian tersebut terdiri atas:

  • Lapisan email, merupakan lapisan yang paling keras.
  • Tulang gigi (dentin), di dalamnya terdapat saraf dan pembuluh darah.
  • Rongga gigi (pulpa), merupakan bagian antara corona dan radiks.
  • Leher gigi atau kolum, merupakan bagian yang berada di dalam gusi.
  • Akar gigi atau radiks, merupakan bagian yang tertanam pada tulang rahang. Akar gigi melekat pada tulang rahang dengan perantaraan semen gigi.
  • Semen gigi melapisi akar gigi dan membantu menahan gigi agar tetap melekat pada gusi. Terdiri atas:
    • Lapisan semen, merupakan pelindung akar gigi dalam gusi.
    • Gusi, merupakan tempat tumbuh gigi


Gigi pada awalnya putih agak kekuningan. Dengan berlalunya waktu, gigi kita menjadi tidak lagi seputih waktu masih kecil. Pengeruhan warna gigi dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Merokok dalam jangka panjang menyebabkan gigi berwarna kecoklatan karena residu tar yang menempel di gigi.
  • Penuaan berperan membuat gigi terlihat kuning karena enamel, yang merupakan lapisan luar keras gigi Anda, semakin menipis oleh pemakaian sehingga lapisan dasar gigi yang berwarna kuning semakin tembus pandang.
  • Makanan dan minuman apa pun seperti saos, teh, kopi, coke, dll yang dapat menodai taplak meja, pakaian, atau karpet juga dapat menodai gigi Anda.
  • Jenis-jenis antibiotik tertentu dapat membuat gigi berwarna gelap.

Untungnya, kini kita dapat memutihkan kembali gigi kita melalui layanan dan produk yang banyak tersedia dan terjangkau.

Perawatan pemutihan gigi adalah satu cara untuk mencerahkan warna asal gigi tanpa mengasah enamel, namun ini bukan untuk mengembalikan warna gigi tersebut sepenuhnya. Hydrogen peroxide atau carbamide peroxide merupakan bahan aktif yang sering digunakan dalam produk pemutihan gigi.

Pemutihan gigi termasuk jenis perawatan gigi kosmetik yang sesuai bagi individu tanpa tambalan gigi dan masalah gusi. Dokter gigi umumnya menawarkan dua jenis perawatan, yaitu perawatan di tempat praktek atau perawatan sendiri di rumah dengan perangkat pemutih (whitening kit) yang mereka siapkan secara khusus. Kedua prosedur itu sama-sama menggunakan senyawa berbasis peroksida dengan kadar bervariasi dari 3% sampai 35%.

Peroksida adalah unsur utama yang digunakan sebagai pemutih (termasuk pemutih pakaian). Semakin tinggi konsentrasi peroksida, semakin kuat daya pemutihnya–namun, juga lebih berisiko menyebabkan kerusakan pada gusi dan jaringan sekitarnya.

Berikut adalah metode untuk memutihkan gigi Anda:

1. Pemutihan gigi di praktek dokter gigi (in-office whitening)

Pemutihan gigi metode ini diawali dengan pembersihan gigi dan penghapusan plak di sepanjang garis gusi. Setelah gigi bersih, gel peroksida hingga 35% diaplikasikan pada gigi. Selanjutnya, lampu khusus bersinar laser digunakan untuk mengaktifkan gel.

Proses ini biasanya memakan waktu sekitar satu jam, dan memutihkan gigi 10 sampai 14 derajat. Hasil bervariasi pada setiap orang. Beberapa orang merespon sangat baik sehingga giginya memutih secara dramatis, sedangkan yang lain mungkin membuat perbedaan yang lebih kecil. Dokter gigi Anda dapat memberikan gambaran hasil maksimal yang dapat diperoleh gigi Anda. Dalam kasus-kasus ekstrim, prosedur pemutihan gigi laser mungkin perlu diulang di lokasi noda membandel yang disebabkan oleh obat seperti tetrasiklin.

2. Pemutihan gigi di rumah (home whitening)

Anda dapat memutihkan gigi sendiri dengan peralatan yang diapatkan dari dokter gigi. Dokter gigi akan membersihkan gigi Anda, menyiapkan sebuah cetakan (tray) gigi sesuai ukuran gigi dan kontur rahang Anda,  dan memberikan gel berkadar peroksida antara 10% hingga 15%. Untuk memakainya, Anda cukup mengoleskan gel pada cetakan gigi lalu memasang nampan tersebut di gigi selama beberapa jam setiap malam untuk beberapa hari. Lama penerapan bervariasi, semakin rendah kadar peroksida dalam gel, semakin lama waktu pemakaian yang aman. Metode ini dapat memutihkan gigi 8 sampai 10 derajat. Banyak dokter gigi berpendapat pemutihan gigi metode ini memberikan efek yang bertahan lebih lama.

Efek samping

Pemutihan gigi adalah perawatan yang aman jika prosedurnya diikuti sesuai petunjuk. Namun, seperti halnya semua prosedur perawatan lain, ada potensi efek samping yang perlu dipahami:

  • Sensitivitas. Gigi yang baru diputihkan akan sensitif terhadap perubahan suhu, tekanan dan sentuhan. Hal ini paling mungkin terjadi pada gigi yang diputihkan di dokter gigi, di mana konsentrasi peroksida yang digunakan lebih tinggi. Beberapa orang bahkan merasakan ngilu pada gigi mereka. Sensitivitas ini biasanya berlangsung hanya beberapa hari. Beberapa dokter gigi merekomendasikan pasta gigi dan gel yang mengandung kalium nitrat untuk gigi sensitif.
  • Iritasi gusi. Gusi dapat mengalami iritasi akibat kontak dengan pemutih berkonsentrasi peroksida tinggi. Namun, iritasi tersebut biasanya hanya terasa dalam beberapa hari dan menghilang setelah proses pemutihan selesai.

Demikian informasi mengenai pemutihan gigi, untuk lebih jelasnya bisa menghubungi dokter gigi anda.

Advertisements

10 Cara Gigi Lebih Putih & Sehat

detail berita

Miliki gigi putih (Foto: Google)
MEMILIKI sederet gigi yang sehat, bersih, dan putih tentu menjadi dambaan setiap orang. Selain dapat menunjang kepercayaan diri, gigi yang bersih berarti memiliki mulut yang sehat.
Untuk dapat memiliki sederet gigi impian tersebut, berikut langkah-langkah yang dikemukakan seorang dokter gigi asal Beverly Hills, Harold Katz, sebagaimana dilansirReaderstdigest, Rabu (18/1/2012).

Lakukanlah diet pemutihan gigi

Diet pemutihan gigi ini adalah memilih asupan-asupan makanan dan minuman yang dapat membuat gigi tampak kusam. Misalnya, kopi, rokok, teh hitam, minuman cola, atau red wine.

Ganti sikat gigi Anda

Jangan tunggu sikat gigi Anda tampak sudah sangat jelek, baru Anda menggantinya. Gantilah selambat-lambatnya dua hingga tiga bulan. Sebab jika tidak, itu sama saja Anda memindahlan bakteri dari sikat gigi tersebut ke mulut Anda.

Bersihkan lidah setiap pagi 

Bersihkan lidah dengan pembersih lidah setiap pagi untuk menghilangkan plak di lidah dan menyegarkan napas Anda. Pasalnya, salah satu penyebab bau mulut adalah penumpukan bakteri di lidah. Gunakanscrapping (alat pengikis kotoran di lidah).Karena menggunakan scrapping akan lebih efektif dibandingkan Anda menyikat lidah dengan sikat gigi.

Pilih makanan pembersih gigi

Makanan-makanan yang tidak lunak seperti buah apel dapat membantu membersihkan gigi ketika dimakan. Pilihan lainnya adalah wortel mentah, seledri dan popcorn. Untuk hasil terbaik, kudaplah makanan-makanan pembersih gigi tersebut sebagai makanan penutup.

Kumurlah dengan cuka apel

Berkumurlah dengan cuka apel cider di pagi hari dan kemudian gosok gigi seperti biasa. Cuka apel akan membantu membuang noda, memutihkan gigi, dan membunuh bakteri di mulut dan gusi.

(II-Habis)

Gustia Martha Putri – Okezone
SEDERET gigi yang putih dan bersih mencerminkan kesehatan gigi dan mulut terjaga dengan baik. Anda ingin tahu cara merawat gigi?

Untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut dapat diantisipasi dengan cara-cara yang dikemukakan seorang dokter gigi asal Beverly Hills, Harold Katz, sebagaimana dilansir Readerstdigest, Rabu (18/1/2012).

Agar gigi terlihat sehat, putih dan bersih, ini panduannya:

Sikat gigi dengan baking soda

Sikat gigi dengan baking soda sekali sepekan untuk menghilangkan noda dan memutihkan gigi Anda. Gunakan seperti Anda menggunakan pasta gigi biasa.

Pastikan napas tetap segar

Untuk memeriksa kesegaran napas, Anda bisa coba menjilat telapak tangan dan menciumnya saat masih basah. Jika Anda mencium sesuatu, berarti itu sudah waktunya Anda membutuhkan penyegar mulut. Misalnya, obat kumur. Sedikit tip, pilihlah obat kumur yang bebas alkohol.

Gunakan floss (benang pembersih gigi)

Cobalah latihan menggunakan benang pembersih gigi tanpa di depan kaca. Jika Anda sudah terbiasa melakukannya tanpa butuh melihat kaca, Anda bisa flossing (membersihkan gigi menggunakan benang pembersih) di saat-saat mendesak, seperti ketika akan rapat mendadak, misalnya.

Sikat gigi sebelum dan sesudah bangun tidur
 
Sikatlah gigi ketika Anda bangun dari tidur di pagi hari dan sebelum tidur pada malam hari. Kedua waktu itu paling krusial. Pasalnya ketika menjelang tidur, plak-plak bekas mengunyah makanan terkumpul sejak seharian sehingga wajib dibersihkan.

Tutupi dengan warna

Bagi wanita, pilihlah lipstik berwarna terang. Sebab warna-warna tersebut membuat gigi Anda terlihat lebih putih, sedangkan lipstik berwarna lebih ringan cenderung membawa efek gigi lebih kusam.
(tty)

Gustia M. P. – OkeZone (tty)