Karies Gigi Masih Jadi Masalah Utama Kesehatan Gigi dan Mulut

Karies Gigi Masih Jadi Masalah Utama Kesehatan Gigi dan Mulut

[Unpad.ac.id, 22/10/2014] Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) kembali digelar di Bandung untuk yang kelima kalinya. Kegiatan ini digelar di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unpad, mulai hari ini Rabu (22/10) hingga Jumat (24/10) mendatang. Pada kegiatan ini, masyarakat dapat melakukan konsultasi dan pemeriksaan gigi secara gratis.

Pelajar SD mengikuti kegiatan kampanye pentingnya kesehatan gigi pada Bulan Kesehatan Gigi Nasional di RSGM FKG Unpad Bandung, Rabu (22/10). (Foto oleh: Artanti)*
Pelajar SD mengikuti kegiatan kampanye pentingnya kesehatan gigi pada Bulan Kesehatan Gigi Nasional di RSGM FKG Unpad Bandung, Rabu (22/10). (Foto oleh: Artanti)*
Ditemui di sela acara, Ketua Pelaksana acara tersebut, Tenny Setiani, drg., M.Kes.,Sp.PM. mengatakan bahwa kegiatan ini digelar untuk mendekatkan akses layanan kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat serta untuk memberikan informasi tentang pentingnya perawatan kesehatan gigi dan mulut. BKGN 2014 memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat, berupa promotif, preventif, dan kuratif.

“Harapannya, kita inginnya sih menurunkan angka kejadian karies, karena memang sulit sekali diturunkan angka prevalensi karies ini. Artinya, memang harus lebih gencar lagi acara-acara dental health education,” tutur drg. Tenny.

Berdasarkan Riskesdas 2013, salah satu permasalahan utama kesehatan gigi dan mulut yang ada di masyarakat adalah gigi berlubang (karies gigi). Dengan demikian, selain memberikan pelayanan berupa pemeriksaan dan perawatan gigi, BKGN 2014 juga memberikan pemahaman pada masyarakat tentang pentingnya tindakan pencegahan penyakit gigi dan mulut.

Layanan yang diberikan antara lain penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, latihan sikat gigi, serta konsultasi mengenai kesehatan gigi dan mulut. Adapun tindakan pemeriksaan dan perawatan yang dilakukan meliputi penambalan sederhana, pencabutan tanpa komplikasi pada gigi sulung, pembersihan karang gigi, dan perawatan pencegahan gigi berlubang dengan aplikasi fluoride atau fissure sealant.

…….

“Dengan satu kesatuan visi dan misi bahwa kita mempunyai tanggung jawab bersama untuk meningkatkan kualitas gigi masyarakat terutama di kota Bandung,” tutur drg. Ratu Mirah.*

Sumber : http://www.unpad.ac.id/2014/10/karies-gigi-masih-jadi-masalah-utama-kesehatan-gigi-dan-mulut/

Advertisements

“General Check Up dan Scalling” 2015

“Like” facebook / “Follow” Blog Dental55.com untuk mendapatkan Perawatan dan Pembersihan Karang Gigi (rahang atas dan bawah) dengan Harga Spesial hanya Rp. 180.000,- )*

senyum sampai akhir

senyum sampai akhir

Banyak pasien yang merasa gigi mereka bersih ataupun tidak bermasalah karena mereka rajin menggosok gigi dan tidak mempunyai maalah dengan gigi, tetapi mereka tidak sadar bahwa penumpukan plak dan karang gigi bisa terjadi di area-area yang tersembunyi dan tidak terlihat kalau tidak diperhatikan secara detail.

Pembersihan karang gigi

Pembersihan karang gigi

Jika Plak sudah menumpuk dapat menyebabkan peradangan pada gusi, akibatnya gusi bengkak, warnanya merah terang, dan mudah berdarah. Kondisi ini juga dapat menyebabkan bau mulut karena plak akan diolah oleh bakteri dan menghasilkan senyawa sulfur yang menjadi sumber bau tak sedap.

karang gigi

karang gigi

Pemeriksaan dan Pembersihan karang gigi adalah sesuatu keharusan dan sangat dianjurkan kepada semua orang agar dilakukan 2 kali dalam 1 tahun atau setiap 6 bulan sekali.

—————-

)* Cara mendapatkan harga spesial ini:
1. Klik “Like” facebook atau “follow” blog Dental55.com

2. Pendaftaran wajib dilakukan 1 hari sebelumnya
3. Pasien wajib menunjukan bukti “like” atau “follow”
4. Untuk informasi Selanjutnya hubungi no telp 022-91729308

Tips Menghilangkan Bau Mulut yg Tidak Sedap

Siapapun tidak mau mempunyai bau napas yang buruk karena dapat membuat Anda malu saat berbicara dengan orang lain, dan tidak percaya diri.
Masalah ini biasa disebut halitosis. Sekitar 25-30 persen populasi dunia menderita masalah ini, termasuk juga populasi di kota Bandung. Apakah Anda juga mengalaminya? Tenang, berikut adalah beberapa cara sederhana untuk menyegarkan bau napas yang tak sedap.

bau

bau


1. Jika Anda memakai gigi palsu, biasakan untuk mencopotnya pada malam hari dan kemudian membersihkannya untuk menyingkirkan penumpukan bakteri dari makanan dan minuman yang tertinggal di gigi palsu.

2. Minumlah banyak air. Cara ini sangat membantu dalam menyegarkan napas Anda.

3. Sehabis makan, tunggu setidaknya 30 menit untuk menyikat gigi dan kemudian membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi. Lakukan ini setidaknya dua kali sehari.

4. Ganti sikat gigi setiap dua sampai tiga bulan, karena kemungkinan bulu sikat sudah rusak dan kotor.

5. Rajin pergi ke dokter gigi untuk melakukan pemeriksaan gigi minimal 2x setahun.

6. Luangkan waktu untuk membersihkan lidah Anda setiap pagi dengan menggunakan pembersih lidah atau sendok untuk mengurangi bakteri, jamur, dan sel-sel mati yang dapat menyebabkan bau mulut. Pegang ujung lidah dengan kasa untuk menariknya ke depan, lalu bersihkan bagian belakang lidah secara perlahan.

7. Mengunyah cengkeh bisa membantu mengatasi bau mulut. Cengkeh memiliki sifat antiseptik yang dapat membantu melawan bakteri penyebab halitosis.

8. Mengunyah kulit lemon atau jeruk untuk meredakan bau mulut. Cuci kulit jeruk, baru kemudian kunyah itu sejenak. Asam sitrat dalam kulit jeruk akan merangsang kelenjar ludah untuk melawan bau mulut.

9. Cobalah untuk berkumur dengan obat kumur bilas yang bebas alkohol selama 30 detik. Itu bisa membantu mengurangi bau mulut yang tak sedap.

Pada dasarnya, menjaga mulut dan gigi se higiene mungkin sehingga bakteri bau tidak bersarang di dalamnya, Periksakan secara teratur ke dokter gigi anda, Selamat mencoba…

Dental 55 – Bandung

Sakit Gigi dan Cara Alami Mengobati Sakit Gigi Berlubang

Gigi berlubang biasanya menyerang pada gigi geraham. Itulah yang membuat kita susah untuk makan dan menggigit makanan. Jika gigi berlubang anda sudah terlalu besar anda bisa membawanya ke dokter. Tetapi sebelum ke dokter, ada beberapa cara yang bisa mengurangi rasa sakit gigi berlubang dengan cara yang alami  berikut ini:
Inilah 8 Obat Sakit Gigi Berlubang Yang Alami
Ilustrasi Mengalami Sakit Gigi Berlubang
Kira-kira Apa Penyebab Gigi Berlubang?
 1  Cara menyikat gigi yang salah
Bicara tentang sikat gigi, pasti rata-rata orang menganggap kegiatan ini mudah dilakukan, tapi ternyata kebanyakan dari mereka masih salah melakukannya. Sebuah penelitian mengatakan waktu menyikat gigi yang baik berkisar antara 1 menit sampai 2 menit. Jadi dalam menggosok gigi ini kita mesti mengusahakan untuk menyikat gigi dengan cara memutar-mutar dan untuk lebih maksimal menyikat giginya depan cermin biar keliatan sisa sisa makanan yang ada disela-sela gigi. Ada lagi nih.., setelah mengkonsumsi minuman berenergi, bersoda,dan asam lainnya, jangan langsung menyikat gigi. Karena menyikat gigi bisa menyebabkan zat asam tersebut tersebar merata di semua gigi. Jadi berkumur-kumur aja dulu biar bakterinya yang ada ilang, baru deh sikat giginya .
 2  Frekuensi yang jarang
Biasanya Sikat gigi dilakuka setiap kali mandi secara rutin. dua kali dalam sehari adalah angka minimal untuk menyikat gigi. Tau gak sih..Jarang menyikat gigi dapat mengakibatkan gigi mengalami kerusakan permanen dan gigi lebih rapuh. Makadari itu untuk mendapatkan hasil maksimal, jadi frekuensi sikat gigi yang lebih sering akan meminimalisir pertumbuhan bakteri pada gigi and menjaga kebersihan gigi .maka dari itu mari biasain untuk sikat gigi 15 menit setelah makan dan sebelum tidur.
 3  Alat yang digunakan
Bicara soal alat yang digunakan , Gigi geraham adalah gigi yang paling sering bermasalah, karena terletak di belakang dan membuatnya agak sulit terjangkau oleh sikat gigi. Bentuk mulut juga berpengaruh. Bentuk mulut yang cenderung menyempit di bagian belakang juga akan mempersulit pembersihannya, belum lagi jika bentuk kepala sikat gigi yang cenderung besar.
 4  Makanan terlalu manis
Bahas maslah manis siapa sih yang gak suka..?? tapi tau gak sih gula adalah salah zat yang menjadi penyebab gigi mudah berlubang. Jadi usahakan zat gula yang masih tersisa di sela-sela gigi di besihkan kerena akan menjadi penyebab gigi berlubang. Kurangilah mengkonsumsi makanan dan minuman yang terlalu yang banyak mengandung gula.

Apa yang Harus dilakukan untuk mengobati sakit Gigi yang Berlubang? 

Note: Sakit gigi tidak disembuhkan secara permanen, kecuali sumbernya tidak diobati, misal gigi berlubang yg harus ditambal, infeksi akar gigi, dan sebagainya. Pengobatan alami ini hanya membantu sementara, anda tetap harus memeriksakan gigi anda ke dokter.

 1  Membersihkan Mulut / Gigi
Membersihkan Mulut dan Gigi
Bakteri adalah penyebab utama sakit gigi karena bakteri dapat menyebabkan kerusakan pada gigi dan gusi. Jadi jangan lupa or malas untuk membersihkan mulut terutama setalah kalian selesai makan.
 2  Jeruk Nipis
Jeruk Nipis untuk sakit gigi
Jeruk nipis juga obat loh. caranya teteskan sesendok demi sesendok pada bagian gigi yang sakit setiap 10 menit, sampai sari jeruknya habis. Vitamin C pada sari jeruk juga bisa meredakan sakit gigi dan itulah jeruk nipis menjadi salah satu cara mengobati sakit gigi belubang
 3  Garam
Garam untuk sakit gigi
Ternyata dibalik rasa asin pada garam ada kandungan yodium yang ternyata bisa meringankan ngilu pada gigi. Gini nih caranya, larutkan garam dalam segelas air mineral hangat kemudian Aduk, abis itu gunakan sebagai mouthwash sampai kalian merasa cukup nyaman dan gak terlalu tersiksa karena rasa sakit gigi. Tapi, kalian gak dianjurkan langsung mengunyah garamnya, karena penyebarannya tidak sampai pada sela -sela gigi.
 4  Belimbing Wuluh
Belimbing Wuluh untuk sakit gigi
Caranya Ambil beberapa buah belimbing wuluh Cuci bersih, kedian makan dengan menggunakan garam. Kunyah perlahan dengan menggunakan gigi yang sakit.
 5  Cengkeh
Garam untuk sakit gigi
Cengkeh juga bisa mengurangi rasa sakit pada gigi karena Cengkeh ini memiliki anti – inflamasi, antioksidan, anti bakteri dan sifat anestesi. Caranya semprotkan sedikit minyak cengkeh ke kapas lalu tempelin pada gigi yang sakit. kalian juga bisa campurin beberapa tetes minyak cengkeh ke dalam gelas berisi air untuk berkumur.
 6  Bawang putih
Bawang putih untuk sakit gigi

Bawang putih yang memiliki sifat antibiotik ini sangat efektif untuk mengurangi rasa sakit pada gigi. Caranya ambil satu siung bawang putih tumbuk sampai halus, tambahkan garam dan oleskan langsung pada gigi yang terasa sakit. Ulangi perawatan ini sampai beberapa hari .

 7  Bawang merah
Bawang merah untuk sakit gigi

Kita lanjut ke Bawang merah yang memiliki sifat antiseptik dan antimikroba yang ternyata bisa untuk mengontrol sakit gigi. caranya Ambil satu siung bawang merah mentah terus mengunyahnya sempai beberapa menit sampai rasa sakit pada gigi ilang. Tapi jika kalian gak bisa mengunyah, gosokin ajah pada gigi yang sakit. Ini akan membant membunuh bakteri di mulut penyebab infeksi.

 8  Daun jambu biji
Daun jambu biji untuk sakit gigi
Daun jambu biji ternyata juga bisa meredakan sakit gigi. Caranya kalian cukup Kunyah satu atau dua lembar . terus gosokkin pada gigi yang sakit Atau bisa juga masak dan tambahakan garam sampai mendidih 4-5 daun jambu biji pada segelas air..
 9  Lada
Lada untuk sakit gigi

Lada akan Obat sangat berguna ketika gigi sangat sensitif. caranya Ambil merica dan garam dengan jumah yang sama terus campurkan beberapa tetes air untuk membentuk pasta. Lalu Oleskan pasta langsung pada gigi yang sakit dan diamkan selama beberapa menit. Kalau perlu Ulangi kegiatan ini setiap hari hingga beberapa hari hingga sakit yang disebabkan oleh gigi berlubang berkurang.

 10  Menggunakan Biji Asam Jawa
Biji Asam Jawa untuk sakit gigi

Untuk biji asam jawa ini , cukup kalian sangrai bijinya, lalu haluskan sampai sehalus halusnya. kemudian oleskan pada bagian gigi anda yang sakit.

Pentingnya Check Up Kondisi Gigi Sebelum Masuk Bulan Puasa

Jakarta, CNN Indonesia — Menjaga kesehatan tubuh memang sangat perlu. Untuk memastikan kesehatannya terjaga, check up atau kontrol kesehatan ke rumah sakit memang dibutuhkan. Apalagi menjelang bulan puasa seperti sekarang ini.
periksa gigi bandung
Menjelang bulan puasa, check up dibutuhkan untuk memastikan agar kondisi tubuh tak drop saat terjadi perubahan metabolisme saat berpuasa. Namun cukupkah hanya check up kesehatan saja?

“Yang sering sekali dilupakan, orang itu tidak check up kondisi gigi dan mulutnya,” kata Melanie S. Djamil, profesor sekaligus dokter gigi kepada CNN Indonesia.

“Orang hanya konsentrasi ke check up kondisi tubuhnya saja.”

Dikatakan Melanie, check up gigi sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan, baik kesehatan secara umum ataupun kesehatan gigi dan mulut.

“Ketika kondisi gigi dan mulut menjelang bulan puasa, Anda akan terbebas dari bau mulut dan masalah gigi lainnya. Seperti diketahui, masalah utama saat puasa itu kan bau mulut,” ucapnya.

Bukan hanya sekadar menjaga kesegaran mulut, check up ke dokter gigi juga akan membantu Anda menjaga kesehatan tubuh keseluruhan.

Kondisi lingkungan mulut dan gigi yang tak sehat bisa menimbulkan berbagai penyakit. “Bakteri di gigi bisa menyerang organ vital di tubuh dan ini menyebabkan berbagai penyakit.”

Beberapa penyakit yang mungkin timbul akibat masalah gigi dan gusi ini adlah jantung, diabetes, liver, sampai sulit punya keturunan.

“Semua hal itu berawal dari rongga mulut ke lambung, kalau gigi dan mulut tak sehat maka tubuh pun tak akan sehat,” ujarnya.

“Tapi sebenarnya, puasa tak puasa, gigi juga harus dikontrol.”

Sumber : http://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20150616004036-255-60197/pentingnya-check-up-kondisi-gigi-sebelum-masuk-bulan-puasa/

Catatan kecil: Selama berpuasa, kondisi mulut cenderung asam dan akan mudah membentuk dan mempertebal karang gigi, pertumbuhan kuman2 di dalam gigi inilah yang dapat menimbulkan bau tidak sedap dalam berpuasa.
Itulah sebabnya salah satu alasan kami menghimbau agar dilakukan pengechekan dan pembersihan karang gigi sebelum/ dalam menjalankan ibadah puasa. (dental55)

Hati-hati, Hobi Kunyah Es Batu Juga Bisa Merusak Gigi

Hati-hati, Hobi Kunyah Es Batu Juga Bisa Merusak Gigi
Ajeng Anastasia Kinanti – detikHealth
es batu

Jakarta, Gigi memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Oleh sebab itu, kesehatan gigi harus dijaga sebaik mungkin. Hindari hal-hal yang diam-diam bisa merusak gigi, termasuk membuka botol dan mengunyah es batu.

Menurut pakar kesehatan gigi, dr N. Ramesh, membuka botol atau merobek kemasan makanan dengan menggunakan gigi mungkin tampak sepele. Namun kebiasaan ini dapat merusak dan membuat gigi retak.

“Selain itu, terlalu sering melakukan kebiasaan ini juga dapat membuat posisi gigi lama-lama bergeser. Ini mengapa sebaiknya Anda tetap lebih baik menggunakan alat khusus untuk membuka kemasan makanan atau membuka botol,” tutur Ramesh.

Mengunyah es batu juga kerap dianggap sebagai kebiasaan yang tak mengganggu gigi karena strukturnya yang tak terlalu keras. Padahal faktanya mengunyah es batu juga sulit dilakukan oleh gigi.

Pakar kesehatan mulut lainnya, dr Preetha K, menjelaskan bahwa selain dapat merusak struktur gigi, mengunyah makanan atau minuman yang terlalu panas atau dingin terlalu sering juga dapat memengaruhi sensitivitas gigi.

Untuk mengurangi risiko yang tak diinginkan akibat kerusakan gigi, dianjurkan Anda untuk segera menghentikan kebiasaan-kebiasaan tersebut. Jangan lupa juga untuk menyikat gigi dengan benar, mengganti sikat gigi secara rutin, dan sikat gigi sebelum tidur.

Profesor Dr drg Melanie S. Djamil, MBiomed, dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti mengatakan pada sikat gigi usia 3 bulan akan ada sekitar 200 juta bakteri yang menempel. Bakteri tersebut bisa mengancam kesehatan mulut seperti menyebabkan gigi berlubang bila sikat terus digunakan.

“Cegah karies gigi, yang paling gampang itu menyikat gigi dua kali sehari pada waktu yang tepat, sehabis makan pagi dan sebelum tidur malam. Itu yang belum banyak orang lakukan,” pesan Ketua Asosiasi Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan, drg Martha Juslily, MBA, beberapa waktu lalu dan ditulis pada Senin (18/5/2015).

Sumber : http://health.detik.com/read/2015/05/18/161547/2917706/763/hati-hati-hobi-kunyah-es-batu-juga-bisa-merusak-gigi

Mitos Seputar Gigi dan Mulut (1)

Ada banyak pemahaman yang keliru tentang pera­watan gigi, gusi, dan rongga mulut, yang berkembang di masyarakat dan hal ini diturunkan dan disampaikan dari orang tua kita dahulu sampai anak-anak saat ini.
takut berobat gigi
Berikut ini kami kumpulkan beberapa mitos yang cukup populer, lalu kami sajikan faktanya.

Mitos: Untuk menyembuhkan sakit gigi, kita hanya perlu menenggak obat-obatan penghilang rasa sakit atau kumur dengan larutan penyegar?
Fakta: Sakit gigi jauh lebih komplek dari yang kita bayangkan, Rasa sakit untuk sementara waktu mungkin akan hilang, tapi bukan berarti bahwa gigi sudah sembuh. Bakteri pebabkan infeksi gigi tetap ada sehingga rasa sakit bisa muncul kembali.
Untuk menyembuhkannya bisa dilakukan bermacam-macam perawatan, misal Bila gigi berlubang, perlu dibersihkan dan ditambal, tapi jika kerusakan lapisan telah sampai pada lapisan syaraf, yang perlu dilakukan adalah perawatan pada saluran akar lebih dahulu. Jadi periksa dulu ke dokter gigi yah…

Mitos :Menggunakan permen karet tanpa gula dengan xylitol setelah makan dapat menggantikan menyikat dan memiliki efek yang sama.
Fakta: Tidak benar, hal ini hanya dilakukan dalam kondisi tertentu atau kepepet kata orang, tapi anda tetap diwaibkan untuk menggosok gigi. Hal ini sama seperti kita hanya berkumur dengan menggunakan pasta gigi.
Sikat gigi bertujuan untuk membersihkan kotoran di sela-sela gigi yang tersangkut saat kita makan.
Noted: jika anda tidak dapat sikat gigi setiap habis makan, anda dapat menggunakan permen karet tanpa gula untuk membersihkan gigi. Karena dengan mengunyah permen karet dapat memicu produksi air liur didalam mulut dan memberikan efek self cleanser pada gigi.

Mitos: Sariawan timbul akibat kurangnya asupan vitamin C.
Fakta: Tidak hanya lantaran kekurangan asupan vitamin C, sariawan juga bisa disebabkan berbagai faktor lain khususnya panas dalam, atau faktor lain seperti: alergi, stres, penurunan sistem kekebalan tubuh, trauma (tergigit berulang-ulang), ataupun ketidakseimbangan hormon -seperti saat wanita menstruasi. Konsumsi vitamin C dapat mempercepat penyembuhan sariawan, karena sifat vitamin ini membantu memperbaiki jaringan yang rusak.
Sariawan yang tidak kunjung membaik dalam waktu 1minggu perlu dikonsultasikan dengan dokter gigi untuk mengantisipasi kemungkinan adanya penyakit bahaya lainnya seperti kanker mulut.
Anda bisa minum penyegar seperti kaki tiga atau kalau sudah parah untuk pengobatan dengan mkumur dan minum enkasari, pengobatan dengan albotil atau sejenisnya.

Mitos: Untuk mengatasi bau mulut cukup dengan berkumur dengan larut­an penyegar (obat kumur).
Fakta: Tidak benar, bau mulut disebabkan karena perkembang bakteri di dalam gigi atau mulut. Pernahkan anda mencium bau kotoran yang menyangkut di antara gigi anda selama beberapa jam saja? Baunya pasti menyengat 🙂 Apalagi jika kotoran tersebut tinggal selama beberapa hari dan berminggu2 karena berada di daerah gigi anda yg berlubang, selain menimbulkan bau yang tidak sedap bisa dipastikan anda akan mengalami nyeri gusi.

Penggunaan obat kumur hanya bertahan dalam jangka waktu pendek. Bahkan kandungan alkohol pada larutan ini dapat membuat mulut menjadi kering, sehingga bau mulut akan bertambah hebat. Untuk mengatasi aroma tidak sedap pada mulut adalah membersihkan area gigi, gusi, lidah dan rongga mulut. Setelah tuntas, baru lanjutkan dengan obat kumur untuk hasil yang maksimal.

Mitos: Bila gigi patah sebagian dan menyisakan akarnya, diamkan saja.
Fakta: Mungkin Anda sudah tidak punya keluhan lagi, tetapi permasalahan yang Anda alami sebenarnya belum tuntas ter­atasi. Akar yang tertinggal tetap harus dicabut, karena bila didiamkan bisa menjadi sumber infeksi di kemudian hari.

Mitos: Pencabutan gigi tidak boleh saat tekanan darah sedang tinggi
Fakta: Benar, Jika gigi dicabut pada saat tekanan darah sedang tinggi, pendarahan tidak bisa berhenti dan akan membahayakan kese­hatan secara keseluruhan. Pada kondisi pasien dengan tekanan darah tinggi (hipertensi), pencabutan hanya boleh dilakukan setelah dikonsultasikan oleh dokter spesialis penyakit dalam. Biasanya lebih dahulu pasien akan diberi obat untuk mengendalikan tekanan darahnya.

Mitos: Jika gigi Anda sakit, sebaiknya dicabut saja supaya rasa sakit tidak balik lagi.
Fakta: Tidak benar sepenuhnya, tergantung dari penyebab sakit gigi tersebut. Bisa jadi hanya karena dikarenakan ggi berlubang yang cukup dilakukan penambalan atau bahkan hanya perlu dilakukan pembersihan karang gigi.
hilang/tanggalnya satu gigi saja akan memengaruhi keampuhan daya kunyah. Karena itu keberadaan gigi dalam mulut harus dipertahankan semaksimal mungkin. Pencabutan gigi merupakan pilihan terakhir. Bila gigi Anda sakit, maka perlu dicari sumber masalahnya dan segera lakukan perawatan intensif.

Mitos: Jika gigi sedang sakit tidak boleh dicabut karena bisa menyebabkan rabun bahkan buta.
Fakta: Tidak ada hubungannya, Sakit yang disebabkan oleh adanya lubang pada gigi, bila sampai infeksi, rasa sakitnya memang bisa menjalar sampai area pipi hingga mata. Terutama pada gigi bagian atas.
Masalahnya jika kondisi gigi sedang sakit dilakukan pencabutan efeknya dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa karena gigi dalam kondisi radang ataupun sangat sensitif. Namun pencabutan pada gigi bagian atas memang perlu dilakukan lebih hati-hati karena akar gigi sangat dekat dengan syaraf mata dan bisa mempengaruhi syaraf2 lain yang ada disekitarnya, biasanya kalau tidak yakin dokter akan meminta pasien untuk melakukan rontgen terlebih dahulu, demikian yang disampaikan drg. Yenni MES.
takut berobat gigi bandung
Mitos : Pencabutan gigi tidak boleh dilakukan pada saat wanita sedang menstruasi.
Fakta : Benar, Perubahan hormonal yang dialami wanita turut mempengaruhi keadaan di rongga mulutnya. Saat menstruasi, terjadi perubahan hormonal yaitu peningkatan kadar estrogen dan progesteron yang dapat menyebabkan gusi lebih rentan terhadap peradangan.
Meski demikian, pencabutan tetap dapat dilakukan pada saat wanita sedang menstruasi. Untuk menghindari resiko, pencabutan sebaiknya ditunda hingga minggu terakhir siklus menstruasi (hari ke 22-28) di mana kadar estrogen sedang rendah dan dilakukan pengechekan tekanan darah sebagai pendukung.

Mitos : Ibu Hamil Tidak Boleh Merawat Gigi
Fakta :Tidak benar. Ibu hamil masih bisa merawat gigi dengan rutin membersihkan gigi dari sisa makanan dan plak di gigi, tetapi hindari untuk melakukan tindakan operasi karena dikhawatirkan menimbulkan resiko terhadap kesehatan ibu dan anak.

Jadi… kalau tidak yakin mitos atau bukan, tanyakan saja kepada dokter gigi anda, terima kasih

Apa itu Gigi Bungsu? Bagaimana Penanganannya?

Gigi bungsu adalah gigi geraham ketiga atau biasa disebut gigi bungsu yang tumbuh paling terakhir yang berada paling belakang dan baru tumbuh ketika kita mulai beranjak remaja atau dewasa. Usia ketika gigi bungsu tumbuh bervariasi pada setiap orang, dalam rentang usia antara 16 sampai 25 tahun.
Gigi bungsu ini pertumbuhannya sering kali bermasalah, terutama karena gigi tersebut tidak memiliki tempat yang cukup di rahang, mendesak gigi lainnya, sehingga gigi ini tidak dapat tumbuh dengan sempurna. Gigi hanya tumbuh miring ke arah gigi sampingnya, atau bahkan gigi ini tidak akan tumbuh sama sekali di karenakan terbenam pada tulang gusi anda. Keadaan ini sering disebut impaksi gigi.
gigi-bungsu
Bila Anda termasuk salah satu yang mengalami hal ini, tidak disarankan untukterburu-buru mencabut gigi Anda. sebaiknya periksa ke dokter gigi untuk mengetahui pertumbuhan gigi bungsu, tidak seluruhnya menimbulkan masalah.
Efek dari impaksi gigi bermacam-macam, Gigi bungsu yang terimpaksi dapat menimbulkan berbagai keluhan pada penderitanya. Mulai dari masalah gigi berlubang, infeksi jaringan lunak, atau bahkan sakit pada sendi rahang. Gigi atau benih gigi impaksi yang terbenam pada tulang gusi anda juga dapat menyebabkan kista atau tumor pada rahang.

Bila hingga usia 30 tahun Anda tidak mengalami masalah dengan pertumbuhan gigi bungsu Anda, berarti Anda tidak perlu mencemaskannya.

Gigi Bungsu Bermasalah

Gigi bungsu bermasalah ditandai dengan rasa sakit selama pertumbuhannya. Hal ini karena posisinya yang salah dan mendesak gusi serta gigi sebelahnya. Gigi bungsu bermasalah bisa merusak rahang dan syaraf, selain itu bila posisinya tidak karuan, dapat menyebabkan makanan tersangkut ke sela gigi dan tertumpuk di sana.

Hal yang bisa Anda lakukan ketika gigi bungsu bermasalah:

1. Periksa ke Dokter Gigi

Lakukan pemeriksaan ke dokter gigi agar bisa mengetahui posisi pertumbuhan gigi ANda. Konsultasikan mengenai gejala yang Anda rasakan dan saran penanganannya.

2. Evaluasi Gigi Anda

Bila Anda tidak merasakan sakit hingga usia 19 tahun pada gigi bungsu Anda, mungkin tidak ada masalah. Namun bila gigi tersebut kembali sakit di usia setelahnya, mungkin sebaiknya kembali dikonsultasikan. Bisa jadi pertumbuhan gigi bungsu mulai mendesak bagian rahang.

3. Memutuskan Mencabut Gigi

Bila gigi Anda ternyata harus dicabut, ada baiknya untuk menyegerakan. Gigi bungsu yang bermasalah dan tidak segera ditangani dapat menyebabkan berbagai masalah seperti nyeri di gusi, gigi bungsu terperangkap selamanya dalam gusi bahkan dapat menyebabkan kista.

Nah, bila gigi bungsu sakit, belum tentu Anda harus mencabutnya. Konsultasikan ke dokter apakah pertumbuhannya mengalami masalah atau tidak. Sebelum melakukan pencabutan, gigi yang terimpaksi perlu difoto rontgen terlebih dahulu untuk memeriksa bentuk dan posisi gigi pada tulang rahang

Tindakan pencabutan gigi bungsu ini biasanya dikategorikan operasi kecil untuk mengangkat gigi impaksi, yang umumnya dilakukan oleh dokter ahli bedah mulut.

Mencegah lebih baik daripada mengobati bukan?

Memutihkan Gigi Kuning Khusus Perokok

Banyak orang yang sering mengeluh mengapa gigi mereka tetap kuning meski sudah rajin menyikat gigi. Namun, Apakah cara menyikat gigi Anda sudah benar? pasti rata-rata menjawab ya. Tapi kenapa meski rajin menyikat gigi warna gigi tetap kuning dan ternyata keluhan ini banyak dialami oleh para perokok pada umumnya, selain perokok mereka yang hobi meminum minuman berwarna seperti kopi dan teh sangat mempengaruhi warna gigi. Berikut ini beberapa Tips Memutihkan Gigi Kuning Bagi Perokok:

gigi berwarna


Tips Memutihkan Gigi Kuning Bagi Perokok

1. Baking soda

Pemakaian baking soda untuk memutihkan gigi memang diawal terasa aneh tapi akan memberikan hasil dalam waktu beberapa minggu. Caran pemakaiannya adalah dengan taburkan sedikit baking soda di permukaan gigi lalu beri sedikit air dan kemudian sikat gigi secara perlahan dan lembut, lakukan ini sebelum tidur di malam hari.

2. Obat kumur khusus perokok

Menggunakan obat kumur khusus bagi perokok merupakan cara terbaik Jika ingin memutihkan gigi yang kuning, Namun Anda harus menggunakan obat kumur yang memang khusus bagi perokok, Obat kumur ini bisa Anda dapatkan di apotek setempat. Obat kumur ini akan memberikan kenyamanan dimulut. Jadi gunakan obat kumur ini setiap selesai menyikat gigi.

3. Pasta gigi khusus Perokok

Selain obat kumur khusus perokok, Anda juga sebaiknya memakai pasta gigi yang khusus bagi perokok. Penggunaan pasta gigi yang semacam ini akan melindungi dan memutihkan gigi. Jika Anda belum pernah memakai pasta gigi seperti ini sebelumnya, ada baiknya jika mulai sekarang Anda menggunakannya, agar gigi Anda tetap berwarna putih.

4. Pergi ke dokter

Pergi kedokter gigi adalah cara terbaik untuk dilakukan, Karena disana tidak hanya warna gigi Anda yang akan diperhatikan namun juga kebersihan dan kesehatan gigi. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal Anda harus menjadwalkan waktu check up yakni setiap 3 bulan sekali untuk memastikan jika noda tembakau akan hilang.

5. Makanan yang bisa memutihkan gigi

Berbicara tentang perawatan gigi tentu orang akan spontan berkata “perawatan gigi memerlukan biaya yang mahal”. Tapi ternyata untuk melakukan perawatan gigi ada banyak cara yang bisa dilakukan dan tentunya biayanya tidak mahal. Caranya yaitu dengan mengkonsumsi 6 jenis makanan ini yang telah diyakini dapat memutihkan gigi secara alami. Berikut ini 6 jenis makanan yang bisa memutihkan gigi:

Buah Strawberi
Buah Apel
Buah Nanas
Brokoli
Kismis
Keju

Nah, itulah tips memutihkan gigi kuning khusus bagi perokok. Semoga bermanfaat……!!!!

Sumber Artikel : http://www.kesehatangigiku.com/tips-memutihkan-gigi-kuning-khusus-perokok/

General Ceheck Up and Scalling

Miliki senyum indah dengan gigi bersih..

1.  Rp 150.000 (Normal Rp 250.000) untuk Paket Scalling + General Check Up

2. Rp 250.000 (Normal Rp 450.000) untuk Paket Scalling  (2x setahun) + General Check Up

3.  Rp. 1.250.000 (Normal Rp. 2.500.000) Paket Dental Whitening (sudah termasuk paket scalling)

Sehubungan untuk meningkatkan pelayanan yang lebih kepada para pasien, pada bulan Ramadhan 2013 ini kami memberikan penawaran spesial berupa pemeriksaan gigi umum dan pembersihan gigi (scalling) rahang atas dan bawah dan pemutihan gigi.

Kesehatan gigi harus terus dipantau dan dijaga, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, bahkan kerusakan gigi yang bisa berakibat fatal. Mulai dari pendarahan gusi ,bahkan memicu penyakit-penyakit yang lain, bisa dibaca pada artikel sebelumnya, efek tidak langsung kesehatan gigi. Secara klinis pemeriksaan dan pembersihan gigi dianjurkan secara teratur minimal 2x dalam 1 tahun.

Jangan lewatkan kesempatan terbatas ini, karena setiap sesi (pagi/sore) dibatasi hanya 4 orang pasien/sesi.

-Pelayanan ini berlaku dari tanggal 10 Juli 2013 – 7 Agustus 2013
-Setiap pasien wajib mendaftarkan diri, satu hari sebelumnya ke bagian registrasi atau telp. 022-73400004

‘like’ atau kunjungi blog ini secara rutin untuk mendapatkan informasi pelayanan kami yang lain

Senyum sehat, selamanya..