Snap On Smile… Satu langkah, senyum jadi lebih indah!

Kami percaya bahwa senyum yang sehat dan indah adalah bagian yang sangat penting untuk meningkatkan rasa percaya diri dan menyempurnakan penampilan anda.

Dalam beberapa artikel sebelumnya sudah diuraikan beberapa metode untuk memperbaiki senyum dan penampilan gigi khususnya bagian depan yaitu veneer, baik itu direct maupun composite, tetapi untuk beberapa kasus, harga dan waktu pengerjaan menjadi kendala dan pertimbangan bagi perawatan tersebut.

snap on smile 2 dental55

Perkembangan teknologi kosmetik gigi saat ini termasuk di kota Bandung, memungkinkan seseorang dengan masalah kerusakan gigi depan (kerusakan warna, gigi renggang, gigi tanggal/ ompong) dapat memperbaiki semua masalah tersebut dan mendapatkan penampilan terbaik dengan satu tindakan perawatan saja, per satu rahang, dengan metode “snap on smile”, sangat praktis.

Snap On Smile, secara awam sering juga disebut veneer lepasan / ‘gigi kelinci lepasan’, prinsipnya seperti membuat lapisan gigi kelinci dan dibuat untuk satu rahang (atas/ bawah).  Beberapa keuntungan menggunakan metode ini adalah sebagai berikut:
1. Menyempurnakan estetika gigi (ukuran dan warna gigi)
2. Memperbaiki fungi kunyah
3. Melindungi gigi asli
4. Tindakan tanpa merusak gigi asli (pengikisan gigi)

snap on smile dental55

Namun tidak semua kasus gigi dapat dipasang Snap On Smile, oklusi gigi menjadi pertimbangan yang sangat penting agar lapisan gigi tersebut tidak cepat rusak/ pecah. Hal ini tentunya dapat dikonsultasikan dan dipelajari lebih lanjut dengan dokter gigi yang bersangkutan, dibantu dengan pembuatan cetakan gigi untuk mempertimbangkan susunan gigi/ lapisan gigi yang paling ideal.

Senyum Sehat Sepanjang Masa… menambah rasa percaya diri!

Advertisements

Harga Ramadhan 2015 (Harga spesial – up to 50%)

Hi… 55-ers, Tak terasa sudah, kita memasuki bulan suci Ramadhan tahun ini…

senyum sehat dan gigi kuat

senyum sehat dan gigi kuat

Kami meralat untuk publikasi sebelumnya, Pada promo tahun ini, kami hanya menawarkan perawatan khusus kosmetik gigi yaitu whitening dan veneer composite.

1. Dental Whitening
Perawatan pemutihan gigi adalah satu cara untuk mencerahkan warna asal gigi tanpa mengasah enamel, namun hasil tergantung dari kondisi dan penyebab warna gigi tersebut. Perawatan whitening minimal 2x kehadiran, karena perlu tahap persiapan: Rp. 1.750.000 (Normal Rp. 2.500.000 sudah termasuk persiapan/ scalling)

whitening gigi bandung

whitening gigi bandung

2. Veneer Composite
Perawatan gigi untuk memperbaiki bentuk gigi (karena patah atau lubang yang cukup parah) atau merubah warna gigi dengan melapisi gigi dengan bahan composite, sesuai warna yg diinginkan. Perbedaan dengan whitening, kita bisa menentukan warna yg diinginkan, tanpa perlu memperhatikan penyebab warna gigi: Rp. 450.000/gigi (Normal Rp. 900.000)

Memperbaiki gigi yg patah

Memperbaiki gigi yg patah

Warna gigi kembali cerah

Warna gigi kembali cerah

Kesempatan terbatas, setiap sesi (pagi/sore) dibatasi hanya 2-4 orang pasien/hari.

-Pelayanan ini berlaku dari tanggal 24 Juni 2015 – 15 Juli 2015
-Setiap pasien wajib mendaftarkan diri, satu hari sebelumnya ke bagian registrasi atau telp. 022 2917 29 308

Note: ‘like’ atau kunjungi blog ini secara rutin untuk mendapatkan informasi pelayanan kami yang lain

Senyum sehat, selamanya…

Yenni, drg

dental 55 bandung

dental 55 bandung

Veneer: Perawatan Kosmetik Gigi

Veneer…

Kalau bicara perawatan kosmetik gigi, selain perawatan kawat gigi, akhir-akhir ini masyarakat banyak mendengar istilah “veneer”, terutama setelah banyak kalangan artis banyak melakukan perawatan ini untuk memperindah dan mempercantik penampilan mereka.
“Veneer sekarang memang lagi booming karena banyak artis yang pakai. Kita bisa lihat, seperti misalnya, Andien, Olla Ramlan, Ashanti, banyak sekali yg sedang pakai veneer. Kalau di luar (negeri) udah common banget.

veneer gigi bandung

veneer gigi bandung

Veneer gigi adalah lapisan tipis material yang ditempel permanen di permukaan gigi, tujuannya bermacam-macam, bisa untuk mendapatkan warna gigi yg lebih baik, merapihkan tampilan gigi, memperbaiki bentuk gigi, dan sebagainya. Analogi mudahnya seperti pemasangan kuku palsu, lapisan tersebut sangatlah tipis setipis cangkang telur.

Ada dua jenis Veneer, yaitu Veneer Komposit dan Veneer Porselen. Perbedaan pada kedua jenis Veneer ini terletak pada tingkat keawetan, dimana Veneer Porselen lebih kuat dan tahan lama dibandingkan Veneer Komposit. Dan juga, Veneer Porselen menawarkan warna yang lebih alami dan bening.

1. Veneer Komposit (composite veneer)

biasanya dapat dilakukan hanya dalam 1x pertemuan (direct veneer) dan jauh lebih murah daripada veneer porselen pada umumnya. Prosesnya adalah dengan melapisi gigi dengan material semen komposit dan membentuknya sesuai dengan struktur gigi eksisting ataupun bentuk gigi yang diinginkan.
Dibandingkan dengan veneer porcelain, veneer composit gigi harus lebih dijaga dan menghindari makanan yg keras dan makanan ataupun zat2 yang berwarna dan dapat mempengaruhi warna gigi.

Veneer komposit sangat ideal untuk gumpil kecil, karena perawatan ini mempertahankan lebih banyak struktur gigi alami Anda.

Keunggulannya:
-Permukaan email gigi yang diasah lebih sedikit
-Dapat dibuat langsung di mulut pasien
-Lebih mudah diperbaiki bila rusak
-Lebih ekonomis

veneer porcelaine

veneer porcelaine


2. Veneer Porselin (Porcelain Composite)
Prosedur laminasi veneer porselen memerlukan ketelitian dan memakan waktu, minimal harus 2x pertemuan (Indirect veneer). Gigi harus dicetak terlebih dahulu kemudian dibuatkan material porselin nya baru dipasangkan ke gigi pasien, tetapi hasilnya bisa sangat sepadan lebih kuat dan lebih tahan lama dibandingkan restorasi resin komposit.

Veneer Porselen merupakan alternatif yang sangat baik untuk mahkota dalam banyak situasi. Mereka menyediakan pendekatan yang lebih konservatif untuk mengubah warna gigi, ukuran, atau bentuk. Veneer porselen dapat menutupi cacat yang tidak diinginkan, seperti gigi ternoda oleh tetrasiklin, oleh cedera, atau sebagai hasil dari prosedur akar-kanal, dan ideal untuk menutupi tambalan di gigi depan yang berubah warna. Pasien yang renggang gigi depannya atau gigi yang gumpil atau aus juga dapat menjadi calon untuk menerima veneer porselen.

keunggulannya :
-Lebih kuat dan tahan lama
-Estetika lebih baik
-Tidak mudah berubah warna

efek veneer

efek veneer

Prosedur pemasangan veneer :

1. Konsultasi dengan dokter gigi anda mengenai masalah gigi anda, ataupun senyum dan tampilan yang anda inginkan. Apakah anda ingin membuat gigi menjadi putih, membentuk menjadi gigi kelinci, memperbaiki gigi yang retak, dan lain lain.

2. Dokter akan memeriksa gigi anda dan mencarikan solusi yang terbaik atas gigi anda, dan jika veneer dianggap solusi terbaik, maka dokter akan segera melakukan proses persiapan. Gigi anda akan dikurangi ketebalannya sekitar 0.5 mm untuk tempat dipasangnya veneer. Tujuannya agar ketebalan gigi tetap seperti gigi alami setelah dipasang veneernya nanti.

3. Jika anda memilih direct veneer, maka veneer akan langsung dipasang. Tapi jika anda memilih indirect veneer, maka gigi akan dicetak dan dibuatkan veneer sementara. Sekitar seminggu setelah veneer jadi, baru kemudian veneer dipasang.

4. Pada kasus-kasus yang lebih berat biasanya perlu beberapa kali kunjungan sampai veneer bisa dipasang

Cantik dengan gigi putih dan berseri



Gigi yang cantik tak saja membuat senyum menjadi lebih indah, tapi juga mampu meningkatkan rasa pede. Tak usah khawatir, banyak cara yang bisa ditempuh untuk mempercantik gigi.

Wajah Shanti cukup cantik, tapi sebagian orang menganggapnya sombong. Kenapa? Karena Sinta jarang tersenyum dan mulutnya nyaris selalu terkatup. Sinta sebetulnya ingin menyapa dan tersenyum kepada teman-temannya, tapi satu gigi depannya yang hitam, membuatnya minder. Setiap kali tersenyum, kecantikan wajah Sinta langsung “tercemar” gangguan itu.

Apa yang dialami Shanti, tak jarang juga dialami banyak orang. Namun, mereka tak tahu, masalah yang dialaminya sebenarnya bisa diselesaikan secara baik.

Dari contoh kasusnya, tentu saja mempercantik gigi menjadi sangat perlu. Selain memiliki gigi sehat dan bersih, penampilan yang lebih baik akan membantu kepercayaan diri seseorang, terutama dalam bersosialisasi. Untuk bisa sampai pada sesi perawatan mempercantik gigi seperti yang diinginkan, biasanya harus melalui beberapa tahap pemeriksaan.

Setelah diperiksa secara keseluruhan, gigi akan difoto, lalu dibuat cetakan untuk dipelajari sebagai studi model. Kemudian baru bisa terlihat, masalah yang dikeluhkan dan apa yang bisa diperbaiki. Sebelum proses mempercantik gigi dilakukan, kondisi gigi harus bagus. Bila ada lubang, harus ditambal dulu, tak ada gusi yang terbuka dan karang gigi, juga infeksi harus disembuhkan dulu, agar perawatan tak percuma.

Bila kondisi gigi pasien sudah sehat dan bagus, perawatan mempercantik gigi bisa langsung dilakukan. Gigi indah,  bisa dilihat dari keadaan gigi yang sehat, simetris antara bagian kanan dan kiri wajah, posisi gigi rata, rapi, tersusun baik, garis gusi harus sama, dan garis senyum harus baik. Untuk mendapatkan gigi cantik, ada beberapa cara yang bisa ditempuh:

1. Pemutihan (Whitening)
Metode ini dilakukan untuk memutihkan gigi kuning, hitam, atau kusam. Gigi menghitam, bisa terjadi akibat infeksi, trauma, atau sarafnya mati. Untuk mengembalikannya ke warna semula, perlu dilakukan perawatan saraf gigi terlebih dulu.

Gigi berwarna (kusam/kuning/hitam) dapat disebabkan berbagai macam hal, dan proses penanggulangannya juga berbeda, bisa secara internal atau external, bisa dibaca pada artikel “Pemutihan Gigi Apa Sih?”. Karena itu sebelum proses pemutihan dilakukan harus pemeriksaan oleh dokter yang bersangkutan.

Gigi hitam, bisa diputihkan lagi dengan cara internal bleaching, yaitu pemutihan dari dalam gigi. Setelah perawatan saraf selesai, ada gel yang dimasukkan ke dalam saluran akar gigi yang sengaja dilubangi. Gel inilah yang akan bekerja memutihkan gigi, dalam waktu 1-6 hari. Lalu, gel akan dilepas dan gigi ditambal seperti biasa.

“Gigi hitam atau kuning, tapi kondisinya utuh, tak perlu dipasangi crown atau veneer, cukup dilakukan pemutihan dari dalam.” Pada umumnya, whitening dibagi menjadi dua, yaitu in office dan home whitening. In office yaitu tindakan pemutihan gigi dilakukan di klinik gigi, bisa dilakukan dengan maupun tanpa disinar.

Permukaan gigi dilapisi gel, lalu pasien diminta memakai cetakan (tray) gigi selama 1-2 jam. Saat tray dilepas, gigi akan terlihat lebih putih dibanding sebelumnya. Hasil in office lebih cepat terlihat dibanding home whitening, karena menggunakan gel dengan tingkat konsentrat yang lebih tinggi. Tak heran, harganya pun lebih mahal.

Hasil ini akan lebih baik lagi bila dilanjutkan dengan home whitening, agar hasilnya lebih permanen dan tingkat keputihannya tak cepat pudar. Home whitening yaitu proses pemutihan gigi dilakukan di rumah. Setelah tray gigi dibuat di klinik, proses pemutihan bisa dilakukan sendiri di rumah. Caranya, tray dipakai selama 8 jam, setiap hari selama 8-10 hari, tergantung dari tingkat kekusaman warna gigi. Untuk gigi berwarna abu-abu atau sangat kusam, waktu pemakaian bisa lebih lama.

Cara Perawatan yang palin banyak dilakukan pasien untuk mendapatkan hasil dalam waktu yang relatif singkat adalah “office bleaching” yang hanya bisa dilakukan di klinik oleh dokter gigi. harga relatif mahal, di Jakarta sendiri berkisar 3-5juta rupiah, tergantung dari tingkat kerusakannya.

Setelah perawatan, pasien masih perlu kontrol ke dokter agar diketahui bila ada keluhan linu. Setelah 2-3 tahun, proses whitening bisa diulangi lagi. Pantangan usai melakukan whitening, jangan mengonsumsi makanan dan minuman berwarna, misalnya soft drink, teh, atau kopi agar warna gigi tak cepat pudar.

2. Crown
Pada kerusakan gigi depan yang cukup parah, misalnya gigi patah atau tak bisa lagi ditambal karena lubang sudah terlalu luas, metode crown (selubung gigi) bisa dilakukan. Bila kondisi gigi dinyatakan sehat, saat itu juga crown bisa dipasang. Awalnya, gigi yang akan dipasangi crown dikecilkan di seluruh bagian, lalu dipasangi crown sementara.

Seminggu kemudian, crown permanen dipasangkan. Agar tak terlihat palsu dan berbeda, warna crown harus sama dengan gigi aslinya. Pembuatan crown yang bagus akan sulit dibedakan dari gigi aslinya, baik secara warna maupun bentuk. Meski kekuatan crown sama dengan gigi asli dan tak ada pantangan setelah crown dipasang, Wati menyarankan agar tetap berhati-hati saat mengunyah.

“Namanya saja buatan, jadi tetap bisa pecah, rusak, atau berlubang bila perawatannya enggak benar. Jadi, perawatan apa pun yang dilakukan, sebaiknya rutin memeriksakan gigi setiap enam bulan sekali.”

Tetapi yang terbaik adalah menjaga dan memelihara gigi sebelum terjadi kerusakan yang lebih parah, karena itu kita sebaiknya memeriksakan gigi kita minimal 2x dalam setahun.

“Keep your healthy Smile…. last”