Senyum Sehat Sepanjang Masa…

displaydental55smallApartment Grand Asia Afrika, Ruko D02, Jl. Karapitan No.1, Bandung

Advertisements

Kira-kira apa ya? Trik dokter gigi anak biar si anak mau diperiksa giginya? Ternyata banyak sekali Trik dan cara lucu Dokter gigi anak supaya pasien kecilnya mau buka mulut. Contohnya saja Ala dokter gigi anak di Amerika sana. Mereka pake masker yang lucu yang membuat si anak nyaman dan riang, di Bandung sendiri belum pernah rasanya ada dokter gigi yang punya masker seperti ini?

masker-lucu

(Walaupun dokternya kesal.. tapi karena tertutup masker terlihat seperti sedang tertawa ūüôā

Tentunya dokter anak pasti diajarin cara-cara mengenal psikologi anak. Termasuk dengan dokter gigi anak. Kebayang kan si anak pasti inginnya lari ketakutan waktu melihat peralatan pemeriksaan gigi. Apalagi kalo mendengar dan melihat mesin bor gigi berdengung. hii.. jangankan anak kecil lah saya sendiri juga ngeri. hihi..

Semoga dengan cara- diatas anak-anak ga takut lagi ya untuk pergi ke dokter gigi. Sekalian anak-anak kitapun belajar tentang kesehatan gigi. Juga belajar khasiat dan manfaat merawat dan menjaga kebersihan giginya. Kebanyakan makan yang manis-manis seperti permen, gula-gula dan kue juga membuat gigi anak cepet keropos.

Cara menjaga kesehatan gigi anak usia 3-6 tahun adalah :

  1. Pada usia ini, anak pada umumnya sudah dapat memegang sikat gigi dan dapat menyikat gigi sendiri. Akan tetapi pengawasan Anda tetap dibutuhkan untuk memastikan mereka menyikat giginya dengan benar.
  2. Hal yang paling penting dilakukan adalah menyikat gigi di waktu yang tepat yaitu pagi hari setelah sarapan dan malam haru sebelum tidur.
  3. Bantu anak Anda dengan memberikan sikat gigi khusus anak dengan bulu sikat lembut. Sikat gigi ini memiliki kepala sikat kecil yang sesuai dengan ukuran mulut anak.
  4. Sikatlah gigi anak Anda dengan pasta gigi berflouride. Lebih baik lagi jika menggunakan pasta gigi khusus untuk anak dengan kandungan fluoride yang sesuai untuk anak serta tersedia dalam pilihan rasa yang disukai anak.

 

Cara Menjaga kesehatan gigi anak usia 6-12 tahun adalah :

  1. Pada usia ini anak sdah dapat menyikat gigi mereka sendiri. Namun mereka tetap perlu bantuan Anda untuk membantu menerapkan kebiasaan menyikat gigi dengan baik dan benar.
  2. Terapkan kebiasaan menyikat gigi pagi dan malamkepada anak Anda, sebab kebersihan mulut dan gigi sangat penting pada periode ini.
  3. Gunakan sikat gigi khusus
  4. Gunakan pasta gigi dengan jumlah yang tepat.

 

4 CARA MENJAGA KESEHATAN GIGI DENGAN KEBIASAAN SEDERHANA

cara-menjaga-kesehatan-gigi-dengan-kebiasaan-sederhana.png

Apa sih, resolusi kamu di tahun 2016? Jangan lupa, masukkan gaya hidup sehat ke dalam daftar resolusi tahun ini, ya. Resolusi sehat itu bukan cuma memiliki badan ideal atau atletis saja, gigi dan mulut juga harus terjaga kesehatannya. Dengan gigi dan mulut yang sehat, kamu lebih siap untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Siapa bilang cara menjaga kesehatan gigi itu ribet? Kamu bisa kok, penuhi resolusi sehat yang satu ini dengan mudah, dimulai mengubah kebiasaan sehari-hari.

Kebiasaan menyikat gigi yang diajari dari kecil misalnya, ternyata belum efektif untuk melawan bakteri penyebab plak dan karang gigi. Faktanya, menyikat gigi hanya bisa membersihkan 25% kuman di gigi dan mulut. Supaya kesehatan gigi dan mulut semakin terjaga, kamu bisa mulai biasakan diri untuk melakukan hal-hal ini:

  • Perbanyak Konsumsi Kalsium

Susu, yoghurt, dan keju, termasuk sumber makanan yang tinggi kandungan kalsiumnya. Jadi, kamu sebaiknya lebih banyak mengonsumsi jenis makanan seperti ini, supaya bisa bantu merawat gigi tetap sehat.

  • Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Kamu sering makan permen atau dessert? Di tahun ini, coba deh kurangi konsumsinya, karena makanan yang manis itu lebih berisiko menyebabkan plak dan karang gigi. Penyebabnya, makanan yang banyak mengandung gula lebih mudah menempel di sela-sela gigi dan gusi. Sisa makanan manis yang menempel ini, lama-lama bisa berubah jadi plak dan karang gigi oleh bakteri di dalam mulut. Makanya, setelah makan permen atau ngemil dessert, kamu sebaiknya langsung berkumur dengan air. Ini salah satu tips untuk bantu kurangi pembentukan plak di gigi.

 

  • Flossing

Cara menjaga kesehatan gigi lainnya adalah dengan melakukan flossing. Untuk membersihkan sela-sela gigi dengan cara flossing, kamu membutuhkan benang khusus yang biasanya disebut dental floss. Caranya, pegang dental floss dengan kedua tangan, lalu posisikan di salah satu sela-sela gigi. Gerakkan benang ke bawah dan ke atas dengan perlahan. Lakukan flossing untuk seluruh sela-sela gigi, karena sisa makanan yang sulit dijangkau dengan sikat gigi bisa dibersihkan dengan cara ini.

 

  • Berkumur

Ada satu cara sederhana yang bisa bantu kamu menjaga¬†kesehatan gigi dan mulut¬†dengan efektif, yaitu berkumur pakai¬†mouthwash. Setiap selesai menyikat gigi, biasakan untuk berkumur menggunakan¬†mouthwash¬†seperti¬†LISTERINE¬ģ Natural Green Tea, selama 30 detik. Di dalamnya mengandung¬†double flouride¬†dan ekstrak¬†green tea, yang dapat bantu melawan bakteri penyebab plak gigi dan membentuk lapisan pelindung pada gigi.

Jangan lupa, selain menjaga kesehatan gigi dengan cara menyikatnya dan berkumur dengan mouthwash, kamu juga sebaiknya rutin konsultasi ke dokter gigi. Kalau kamu rajin merawatnya, kamu nggak perlu takut lagi untuk memeriksakan diri ke dokter.

Nah, menjaga kesehatan gigi itu ternyata juga bisa dimulai dengan melakukan kebiasan kecil ini, kan? Yuk, wujudkan resolusi sehatmu dengan cara menjaga kesehatan gigi ! Kalau merawat kesehatan gigi saja masih malas, gimana mau lebih pede untuk meningkatkan jenjang karir dan memiliki pasangan?

Sumber : https://www.listerine.co.id/artikel/4-cara-menjaga-kesehatan-gigi-dengan-kebiasaan-sederhana

Karies Gigi Masih Jadi Masalah Utama Kesehatan Gigi dan Mulut

Karies Gigi Masih Jadi Masalah Utama Kesehatan Gigi dan Mulut

[Unpad.ac.id, 22/10/2014] Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) kembali digelar di Bandung untuk yang kelima kalinya. Kegiatan ini digelar di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unpad, mulai hari ini Rabu (22/10) hingga Jumat (24/10) mendatang. Pada kegiatan ini, masyarakat dapat melakukan konsultasi dan pemeriksaan gigi secara gratis.

Pelajar SD mengikuti kegiatan kampanye pentingnya kesehatan gigi pada Bulan Kesehatan Gigi Nasional di RSGM FKG Unpad Bandung, Rabu (22/10). (Foto oleh: Artanti)*
Pelajar SD mengikuti kegiatan kampanye pentingnya kesehatan gigi pada Bulan Kesehatan Gigi Nasional di RSGM FKG Unpad Bandung, Rabu (22/10). (Foto oleh: Artanti)*
Ditemui di sela acara, Ketua Pelaksana acara tersebut, Tenny Setiani, drg., M.Kes.,Sp.PM. mengatakan bahwa kegiatan ini digelar untuk mendekatkan akses layanan kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat serta untuk memberikan informasi tentang pentingnya perawatan kesehatan gigi dan mulut. BKGN 2014 memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat, berupa promotif, preventif, dan kuratif.

‚ÄúHarapannya, kita inginnya sih menurunkan angka kejadian karies, karena memang sulit sekali diturunkan angka prevalensi karies ini. Artinya, memang harus lebih gencar lagi acara-acara dental health education,‚ÄĚ tutur drg. Tenny.

Berdasarkan Riskesdas 2013, salah satu permasalahan utama kesehatan gigi dan mulut yang ada di masyarakat adalah gigi berlubang (karies gigi). Dengan demikian, selain memberikan pelayanan berupa pemeriksaan dan perawatan gigi, BKGN 2014 juga memberikan pemahaman pada masyarakat tentang pentingnya tindakan pencegahan penyakit gigi dan mulut.

Layanan yang diberikan antara lain penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, latihan sikat gigi, serta konsultasi mengenai kesehatan gigi dan mulut. Adapun tindakan pemeriksaan dan perawatan yang dilakukan meliputi penambalan sederhana, pencabutan tanpa komplikasi pada gigi sulung, pembersihan karang gigi, dan perawatan pencegahan gigi berlubang dengan aplikasi fluoride atau fissure sealant.

…….

‚ÄúDengan satu kesatuan visi dan misi bahwa kita mempunyai tanggung jawab bersama untuk meningkatkan kualitas gigi masyarakat terutama di kota Bandung,‚ÄĚ tutur drg. Ratu Mirah.*

Sumber : http://www.unpad.ac.id/2014/10/karies-gigi-masih-jadi-masalah-utama-kesehatan-gigi-dan-mulut/

“General Check Up dan Scalling” 2015

“Like” facebook / “Follow” Blog Dental55.com untuk mendapatkan Perawatan dan Pembersihan Karang Gigi (rahang atas dan bawah) dengan Harga Spesial hanya Rp. 180.000,- )*

senyum sampai akhir

senyum sampai akhir

Banyak pasien yang merasa gigi mereka bersih ataupun tidak bermasalah karena mereka rajin menggosok gigi dan tidak mempunyai maalah dengan gigi, tetapi mereka tidak sadar bahwa penumpukan plak dan karang gigi bisa terjadi di area-area yang tersembunyi dan tidak terlihat kalau tidak diperhatikan secara detail.

Pembersihan karang gigi

Pembersihan karang gigi

Jika Plak sudah menumpuk dapat menyebabkan peradangan pada gusi, akibatnya gusi bengkak, warnanya merah terang, dan mudah berdarah. Kondisi ini juga dapat menyebabkan bau mulut karena plak akan diolah oleh bakteri dan menghasilkan senyawa sulfur yang menjadi sumber bau tak sedap.

karang gigi

karang gigi

Pemeriksaan dan Pembersihan karang gigi adalah sesuatu keharusan dan sangat dianjurkan kepada semua orang agar dilakukan 2 kali dalam 1 tahun atau setiap 6 bulan sekali.

—————-

)* Cara mendapatkan harga spesial ini:
1. Klik “Like” facebook atau “follow” blog Dental55.com

2. Pendaftaran wajib dilakukan 1 hari sebelumnya
3. Pasien wajib menunjukan bukti “like” atau “follow”
4. Untuk informasi Selanjutnya hubungi no telp 022-91729308

Mitos Seputar Gigi dan Mulut (1)

Ada banyak pemahaman yang keliru tentang pera­watan gigi, gusi, dan rongga mulut, yang berkembang di masyarakat dan hal ini diturunkan dan disampaikan dari orang tua kita dahulu sampai anak-anak saat ini.
takut berobat gigi
Berikut ini kami kumpulkan beberapa mitos yang cukup populer, lalu kami sajikan faktanya.

Mitos: Untuk menyembuhkan sakit gigi, kita hanya perlu menenggak obat-obatan penghilang rasa sakit atau kumur dengan larutan penyegar?
Fakta: Sakit gigi jauh lebih komplek dari yang kita bayangkan, Rasa sakit untuk sementara waktu mungkin akan hilang, tapi bukan berarti bahwa gigi sudah sembuh. Bakteri pebabkan infeksi gigi tetap ada sehingga rasa sakit bisa muncul kembali.
Untuk menyembuhkannya bisa dilakukan bermacam-macam perawatan, misal Bila gigi berlubang, perlu dibersihkan dan ditambal, tapi jika kerusakan lapisan telah sampai pada lapisan syaraf, yang perlu dilakukan adalah perawatan pada saluran akar lebih dahulu. Jadi periksa dulu ke dokter gigi yah…

Mitos :Menggunakan permen karet tanpa gula dengan xylitol setelah makan dapat menggantikan menyikat dan memiliki efek yang sama.
Fakta: Tidak benar, hal ini hanya dilakukan dalam kondisi tertentu atau kepepet kata orang, tapi anda tetap diwaibkan untuk menggosok gigi. Hal ini sama seperti kita hanya berkumur dengan menggunakan pasta gigi.
Sikat gigi bertujuan untuk membersihkan kotoran di sela-sela gigi yang tersangkut saat kita makan.
Noted: jika anda tidak dapat sikat gigi setiap habis makan, anda dapat menggunakan permen karet tanpa gula untuk membersihkan gigi. Karena dengan mengunyah permen karet dapat memicu produksi air liur didalam mulut dan memberikan efek self cleanser pada gigi.

Mitos: Sariawan timbul akibat kurangnya asupan vitamin C.
Fakta: Tidak hanya lantaran kekurangan asupan vitamin C, sariawan juga bisa disebabkan berbagai faktor lain khususnya panas dalam, atau faktor lain seperti: alergi, stres, penurunan sistem kekebalan tubuh, trauma (tergigit berulang-ulang), ataupun ketidakseimbangan hormon -seperti saat wanita menstruasi. Konsumsi vitamin C dapat mempercepat penyembuhan sariawan, karena sifat vitamin ini membantu memperbaiki jaringan yang rusak.
Sariawan yang tidak kunjung membaik dalam waktu 1minggu perlu dikonsultasikan dengan dokter gigi untuk mengantisipasi kemungkinan adanya penyakit bahaya lainnya seperti kanker mulut.
Anda bisa minum penyegar seperti kaki tiga atau kalau sudah parah untuk pengobatan dengan mkumur dan minum enkasari, pengobatan dengan albotil atau sejenisnya.

Mitos: Untuk mengatasi bau mulut cukup dengan berkumur dengan larut­an penyegar (obat kumur).
Fakta: Tidak benar, bau mulut disebabkan karena perkembang bakteri di dalam gigi atau mulut. Pernahkan anda mencium bau kotoran yang menyangkut di antara gigi anda selama beberapa jam saja? Baunya pasti menyengat ūüôā Apalagi jika kotoran tersebut tinggal selama beberapa hari dan berminggu2 karena berada di daerah gigi anda yg berlubang, selain menimbulkan bau yang tidak sedap bisa dipastikan anda akan mengalami nyeri gusi.

Penggunaan obat kumur hanya bertahan dalam jangka waktu pendek. Bahkan kandungan alkohol pada larutan ini dapat membuat mulut menjadi kering, sehingga bau mulut akan bertambah hebat. Untuk mengatasi aroma tidak sedap pada mulut adalah membersihkan area gigi, gusi, lidah dan rongga mulut. Setelah tuntas, baru lanjutkan dengan obat kumur untuk hasil yang maksimal.

Mitos: Bila gigi patah sebagian dan menyisakan akarnya, diamkan saja.
Fakta: Mungkin Anda sudah tidak punya keluhan lagi, tetapi permasalahan yang Anda alami sebenarnya belum tuntas ter­atasi. Akar yang tertinggal tetap harus dicabut, karena bila didiamkan bisa menjadi sumber infeksi di kemudian hari.

Mitos: Pencabutan gigi tidak boleh saat tekanan darah sedang tinggi
Fakta: Benar, Jika gigi dicabut pada saat tekanan darah sedang tinggi, pendarahan tidak bisa berhenti dan akan membahayakan kese­hatan secara keseluruhan. Pada kondisi pasien dengan tekanan darah tinggi (hipertensi), pencabutan hanya boleh dilakukan setelah dikonsultasikan oleh dokter spesialis penyakit dalam. Biasanya lebih dahulu pasien akan diberi obat untuk mengendalikan tekanan darahnya.

Mitos: Jika gigi Anda sakit, sebaiknya dicabut saja supaya rasa sakit tidak balik lagi.
Fakta: Tidak benar sepenuhnya, tergantung dari penyebab sakit gigi tersebut. Bisa jadi hanya karena dikarenakan ggi berlubang yang cukup dilakukan penambalan atau bahkan hanya perlu dilakukan pembersihan karang gigi.
hilang/tanggalnya satu gigi saja akan memengaruhi keampuhan daya kunyah. Karena itu keberadaan gigi dalam mulut harus dipertahankan semaksimal mungkin. Pencabutan gigi merupakan pilihan terakhir. Bila gigi Anda sakit, maka perlu dicari sumber masalahnya dan segera lakukan perawatan intensif.

Mitos: Jika gigi sedang sakit tidak boleh dicabut karena bisa menyebabkan rabun bahkan buta.
Fakta: Tidak ada hubungannya, Sakit yang disebabkan oleh adanya lubang pada gigi, bila sampai infeksi, rasa sakitnya memang bisa menjalar sampai area pipi hingga mata. Terutama pada gigi bagian atas.
Masalahnya jika kondisi gigi sedang sakit dilakukan pencabutan efeknya dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa karena gigi dalam kondisi radang ataupun sangat sensitif. Namun pencabutan pada gigi bagian atas memang perlu dilakukan lebih hati-hati karena akar gigi sangat dekat dengan syaraf mata dan bisa mempengaruhi syaraf2 lain yang ada disekitarnya, biasanya kalau tidak yakin dokter akan meminta pasien untuk melakukan rontgen terlebih dahulu, demikian yang disampaikan drg. Yenni MES.
takut berobat gigi bandung
Mitos : Pencabutan gigi tidak boleh dilakukan pada saat wanita sedang menstruasi.
Fakta : Benar, Perubahan hormonal yang dialami wanita turut mempengaruhi keadaan di rongga mulutnya. Saat menstruasi, terjadi perubahan hormonal yaitu peningkatan kadar estrogen dan progesteron yang dapat menyebabkan gusi lebih rentan terhadap peradangan.
Meski demikian, pencabutan tetap dapat dilakukan pada saat wanita sedang menstruasi. Untuk menghindari resiko, pencabutan sebaiknya ditunda hingga minggu terakhir siklus menstruasi (hari ke 22-28) di mana kadar estrogen sedang rendah dan dilakukan pengechekan tekanan darah sebagai pendukung.

Mitos : Ibu Hamil Tidak Boleh Merawat Gigi
Fakta :Tidak benar. Ibu hamil masih bisa merawat gigi dengan rutin membersihkan gigi dari sisa makanan dan plak di gigi, tetapi hindari untuk melakukan tindakan operasi karena dikhawatirkan menimbulkan resiko terhadap kesehatan ibu dan anak.

Jadi… kalau tidak yakin mitos atau bukan, tanyakan saja kepada dokter gigi anda, terima kasih

Efek Pemasangan Kawat Gigi

Biasanya orang yang pertama sekali menggunakan kawat gigi mengatakan kalau mereka terkena stomatitis (sariawan) disertai gigi yang ngilu. Terjadinya inflamasi gingiva (radang gusi) yang menyebabkan gusi mudah berdarah.
Akibat adanya tekanan yang terlalu besar yang diberikan pada saat kontrol gigi, bisa menyebabkan nekrose jaringan. NYERI / SAKIT yang dirasakan adalah hal yang wajar. Hal ini dikarenakan adanya proses Resorpsi dan aposisi ( hal ini yang menyebabkan gigi bisa berpindah). biasanya rasa nyeri ini akan hilang setelah 3-7hari (tergantung dari respon msg-msg org).

FOOD impaction. adanya penumpukan makanan pada sela-sela gigi. apabila tidak dibersihkan, maka akan terjadi penumpukan plak dan menyebabkan karies, apabila tidak sgera dilakukan scalling (pembersihan kalkulus) efek nya, gigi yang diharapkan untuk bergerak menjadi tidak bergerak (non-migrasi).

Faktor estetis juga terganggu bila ada makanan yang menempel pada kawat gigi. Penggunaan cincin ortho (biasanya ditempatkan pada gigi molar pertama) biasanya juga bisa menyebabkan gigi tersebut goyang dan ngilu. hal ini sesuai dengan respon dari setiap tubuh manusia.

Pada penggunaan pesawat ortodonti lepasan (removable), selain bisa mengiritasi palatum (langit-langit mulut) , pergerakan yang dihasilkan juga lebih lama. dan butuh kontrol yang lebih sering diakibatkan pesawat sering dilepas, selain itu keberhasilan dalam pemakaiannya lebih kecil daripada pesawat orto yang cekat.

ORAH HIGIENE, atau KEBERSIHAN mulut sangat dituntut pada orang yang memakai KAWAT gigi, selain kedisiplinan dalam mengontroL gigi.

SOLUSI:

  • Lakukanlah pengkontrolan gigi, 3 minggu sekali (menurut drg kalian)
  • Gunakanlah sikat gigi khusus, terutama untuk bagian celah gigi.
  • Penggunaan sikat gigi yang bulunya keras bisa menyebabkan inflamasi gingiva.
  • Rajin-rajinlah melakukan scalling.
  • Makanlah makanan yang tidak terlalu keras, selain akan memberikan rasa sakit, juga bisa menyebabkan ban orto terlepas termasuk cincin ortho

Bagi kamu yang giginya baru dicabut, untuk keperluan perawatan, bisa menggunakan mouthwash untuk mempercepat penyembuhan.

 

 

sumber http://www.infogigi.com