Snap On Smile… Satu langkah, senyum jadi lebih indah!

Kami percaya bahwa senyum yang sehat dan indah adalah bagian yang sangat penting untuk meningkatkan rasa percaya diri dan menyempurnakan penampilan anda.

Dalam beberapa artikel sebelumnya sudah diuraikan beberapa metode untuk memperbaiki senyum dan penampilan gigi khususnya bagian depan yaitu veneer, baik itu direct maupun composite, tetapi untuk beberapa kasus, harga dan waktu pengerjaan menjadi kendala dan pertimbangan bagi perawatan tersebut.

snap on smile 2 dental55

Perkembangan teknologi kosmetik gigi saat ini termasuk di kota Bandung, memungkinkan seseorang dengan masalah kerusakan gigi depan (kerusakan warna, gigi renggang, gigi tanggal/ ompong) dapat memperbaiki semua masalah tersebut dan mendapatkan penampilan terbaik dengan satu tindakan perawatan saja, per satu rahang, dengan metode “snap on smile”, sangat praktis.

Snap On Smile, secara awam sering juga disebut veneer lepasan / ‘gigi kelinci lepasan’, prinsipnya seperti membuat lapisan gigi kelinci dan dibuat untuk satu rahang (atas/ bawah).  Beberapa keuntungan menggunakan metode ini adalah sebagai berikut:
1. Menyempurnakan estetika gigi (ukuran dan warna gigi)
2. Memperbaiki fungi kunyah
3. Melindungi gigi asli
4. Tindakan tanpa merusak gigi asli (pengikisan gigi)

snap on smile dental55

Namun tidak semua kasus gigi dapat dipasang Snap On Smile, oklusi gigi menjadi pertimbangan yang sangat penting agar lapisan gigi tersebut tidak cepat rusak/ pecah. Hal ini tentunya dapat dikonsultasikan dan dipelajari lebih lanjut dengan dokter gigi yang bersangkutan, dibantu dengan pembuatan cetakan gigi untuk mempertimbangkan susunan gigi/ lapisan gigi yang paling ideal.

Senyum Sehat Sepanjang Masa… menambah rasa percaya diri!

Advertisements

Proses Pemasangan Kawat Gigi/ Behel

Proses pemasangan Behel atau kawat gigi atau dalam istilah kedokteran gigi disebut braces, memang cukup memakan waktu dari awal pemeriksaan biasanya kurang lebih1-2 minggu barulah pemasangan behel tersebut baru bisa dilakukan dan butuh beberapa bulan sampai beberapa tahun pemakaian kawat tergantung dari kasus dan sistem braces yang digunakan dan selama proses perawatan harus rajin kontrol untuk memantau pergerakan gigi yang terjadi.

orthodontist

orthodontist


Perawatan behel atau kawat gigi ini banyak ditemukan di Kota Bandung dengan banyaknya mahasiswa dan anak2 muda yang menjadikan pemakaian behel ini sebagai trend, walaupun fungsi utama dari pemakaian kawat gigi ini adalah untuk memperbaiki kondisi gigi dan dilakukan oleh dokter gigi yang ahli di bidangnya yaitu orthodontis atau yang bersertifikat.

Ada banyak alasan mengapa seseorang memilih untuk dilakukan perawatan dengan behel atau kawat gigi, diantaranya:
– Kondisi gigi yang tidak rapih atau berjejal
– Kondisi Gigi yang renggang
– Gigi rahang bawah maju / cameh
– Gigi rahang atas maju / tongos
– Kesulitan mengunyah karena gigi tidak kontak
– Dan sebagainya

Ada beberapa tahapan atau proses dalam pemasangan behel :

1. Pemeriksaan visual, biasanya dilakukan pencetakan gigi awal dan pengambilan foto rontgen
2. Perawatan pendahuluan, Seluruh gigi pasien dicek kembali biasanya kami usulkan untuk dilakukan scaling karena ini adalah perawatan jangka panjang dan memeriksa jika ada kondisi gigi yg berlubang.
3. Diagnosa dan strategi perawatan, dari hasil pemeriksaan awal dan analisa visual maka dokter akan menentukan perawatan yang akan dilakukan sesuai dengan kasus masing-masing pasien, perlu dilakukan pencabutan atau tidak, jenis kawat yang akan digunakan, sistem penjangkarannya, dll.
4. Pemasangan braket, Pertama, gigi akan diberikan perekat UV (UV adhesive). Lip stretcher tetap dalam kondisi terpasang agar bahan perekat tak tersentuh bibir dan lidah. Braket metal segera dipasang, kemudian direkatkan menggunakan UV curing light yang berfungsi untuk membuat bahan perekat dan cement menempel sempurna pada gigi.
Proses pemasangan braket ini biasanya 1,5-2 jam

behel

behel


5. Pemasangan kawat (arch wire), Jenis kawat dan ketebalan yang digunakan tidak sama untuk semua kasus gigi dan pada tahapan / proses yang akan dijalani, jenis kawat yang digunakan biasanya nickel-titanium archwire atau kawat niti.
Dilanjutkan dengan pemasangan elastic chain atau karet gigi, warna tergantung selera pasien.
6. Proses perawatan kawat gigi, 2 proses penting yg harus dialami/dilakukan pasien yaitu:
– Proses Adaptasi, Kondisi paling tidak nyaman adalah 1 minggu pertama, mulut terasa kering dan sariawan karena ada benda asing(behel) di mulut. penyesuaian cara menggigit dan cara makan, berbicara masih sulit dan susah untuk tersenyum lebar-lebar. Setelah 1 bulan, berangsur-angsur bicara menjadi normal kembali dan sariawan menghilang
– Kontrol rutin, Seperti sudah disampaikan di awal, perawatan ini adalah perawatan jangka panjang, adi harus bersabar, menjaga pola makan, menjauhi pantangan, rajin membersihkan gigi dan kumur dengan mouthwash dan rajin kontrol setiap bulan, untuk melihat perkembangan pergeseran gigi.
7. Pelepasan behel dan pemasangan retainer, untuk menormalisasi gigi, sehingga posisi gigi tidak lagi bergerak/ berubah.
behel

behel


Walaupun memakan waktu yang cukup lama, tapi pengorbanan yang dilakukan selama beberapa bulan tersebut biasanya terobati dengan perubahan penampilan dan gigi yang indah.

Dental55 – Bandung

Penambalan Gigi Depan, apakah bisa dilakukan?

Banyak orang berpikir bahwa gigi depan yang berlubang harus ditangani dengan biaya yang cukup mahal, dengan veneer atau crown, pandangan ini tidak sepenuhnya salah tetapi penambalan biasapun sebenarnya bisa dilakukan dengan biaya yang tidak mahal, tetapi kembali sebenarnya tergantung kasusnya.

Sebagai contoh kasus, seorang pasien klinik Dental55, Bandung yang gigi depannya berlubang kemarin datang dan mempunyai keluhan bahwa tambalan gigi tersebut telah berubah warna.
Tetapi jangan salah, usia tambalan gigi tersebut sudah lebih dari 3 tahun yang lalu, dan sebenarnya tambalan tersebut masih baik kondisinya, tetapi karena faktor material tambalan dan warna gigi yg berubah, saat ini tambalan tersebut terlihat berbeda.
tambalan depan
Pic by dental55 (atas persetujuan pasien) – Penambalan gigi depan

Solusinya, pasien ingin agar tambalan tersebut diperbaiki kembali, langkah yang harus dilakukan dokter, tambalan lama harus dibongkar dan diganti dengan tambalan baru.
Untuk tambalan gigi di area depan, Dokter biasanya akan menawarkan material tambalan yg kuat dan lebih baik dari tambalan biasa, agar tambalan tersebut tidak cepat rusak.

Setelah dilakukan penambalan baru, pasien cukup puas karena dia sendiri hampir tidak bisa membedakan mana gigiyang telah ditambal? dan biaya yg dikeluarkanpun tidaklah mahal, pasien senang, kamipun puas…

Perawatan gigi yg baik tidaklah harus selalu yang mahal, artinya bisa disesuaikan dengan kemampuan masing-masing orang…

Jagalah gigi anda, Senyum sehat Sepanjang Masa…

Klinik Dental55 – Bandung

Penasaran Berapa Harga Veneer Gigi? Ini Bocoran dari Dokter Ahli!

TabloidNova.com – Bandung

Mempercantik gigi dengan veneer sedang digandrungi banyak kalangan terutama perempuan. Sebagian merasa tertarik untuk mencobanya namun terhambat soal bingungnya besarnya uang yang mesti dikeluarkan agar gigi terlihat putih dan bersih mengilap.

gigi sehat

gigi sehat


(Baca: Berani Coba, Mempercantik Gigi dengan Veneer?)

Khusus bagi Anda yang berminat melakukannya, mungkin penasaran, Berapa harga melakukan veneer gigi? Siapkan dana 2 – 10 Juta Rupiah sebagai kisaran harga veneer gigi sekarang ini. Demikian seperti yang dipaparkan oleh drg. Hanny Ilanda pada Tabloidnova.com.

Menurutnya, ada dua tipe veneer gigi, yaitu veneer direct dan veneer indirect. Veneer direct sendiri lebih murah ketimbang veneer indirect karena langsung dikerjakan di dalam mulut pasien dalam satu kali kunjungan saja serta tanpa biaya laboratorium tambahan. Harganya kisaran Rp2,4 juta sampai Rp.3,5 juta tergantung dari bahan yang digunakan.

Sedangkan, veneer indirect dapat berupa veneer ceramic atau komposit. Veneer indirect menempuh proses pencetakan dulu kemudian diproses oleh laboratorium, baru hasilnya diaplikasikan pada pasien.

“Veneer ceramic punya keunggulan, misalnya preparasi minimal invasive yang aman dan tidak merusak jaringan gigi terlalu banyak. Terus juga mengurangi risiko reaksi gusi seperti diskolorasi gingival pada mahkota terselubung,” terang dr. Hanny Ilanda.

Lebih lanjut, veneer ceramic memiliki translusensi yang lebih baik, sehingga memberikan warna yang natural dan estetik yang bagus. Beberapa penelitian mencoba melihat tingkat keberhasilan dalam hal estetik, biokompabilitas dan ketahanan veneer laminasi ceramic selama 10-15 tahun.

Ternyata, dibutuhkan biaya lebih mahal bila dibandingkan restotrasi veneer direct disebabkan biaya pekerjaan laboratorium dan waktu kunjungan pasien lebih banyak. Soal biaya juga tergantung dari kesulitan kasus, waktu yang dibutuhkan, tingkat keterampilan, dan nilai artistik dari pekerjaan estetik ini. Kisarannya senilai Rp.4 juta sampai Rp.10 juta, tapi untuk kota Bandung jharga tidak semahal kota Jakarta.

Mengapa harganya terbilang cukup mahal? drg. Dicky Mahardika mengungkapkan risiko tinggi menjalani proses veneer gigi. Kondisi ini melandasi perlunya penanganan profesional oleh dokter gigi spesialis prosthodonti ataupun konservasi gigi, “Jangan lakukan veneer sembarangan apalagi di tukang gigi yang tidak dapat dipertanggung jawabkan secara medis,” saran Dicky.

http://tabloidnova.com/

Dental55 – bandung

Veneer: Perawatan Kosmetik Gigi

Veneer…

Kalau bicara perawatan kosmetik gigi, selain perawatan kawat gigi, akhir-akhir ini masyarakat banyak mendengar istilah “veneer”, terutama setelah banyak kalangan artis banyak melakukan perawatan ini untuk memperindah dan mempercantik penampilan mereka.
“Veneer sekarang memang lagi booming karena banyak artis yang pakai. Kita bisa lihat, seperti misalnya, Andien, Olla Ramlan, Ashanti, banyak sekali yg sedang pakai veneer. Kalau di luar (negeri) udah common banget.

veneer gigi bandung

veneer gigi bandung

Veneer gigi adalah lapisan tipis material yang ditempel permanen di permukaan gigi, tujuannya bermacam-macam, bisa untuk mendapatkan warna gigi yg lebih baik, merapihkan tampilan gigi, memperbaiki bentuk gigi, dan sebagainya. Analogi mudahnya seperti pemasangan kuku palsu, lapisan tersebut sangatlah tipis setipis cangkang telur.

Ada dua jenis Veneer, yaitu Veneer Komposit dan Veneer Porselen. Perbedaan pada kedua jenis Veneer ini terletak pada tingkat keawetan, dimana Veneer Porselen lebih kuat dan tahan lama dibandingkan Veneer Komposit. Dan juga, Veneer Porselen menawarkan warna yang lebih alami dan bening.

1. Veneer Komposit (composite veneer)

biasanya dapat dilakukan hanya dalam 1x pertemuan (direct veneer) dan jauh lebih murah daripada veneer porselen pada umumnya. Prosesnya adalah dengan melapisi gigi dengan material semen komposit dan membentuknya sesuai dengan struktur gigi eksisting ataupun bentuk gigi yang diinginkan.
Dibandingkan dengan veneer porcelain, veneer composit gigi harus lebih dijaga dan menghindari makanan yg keras dan makanan ataupun zat2 yang berwarna dan dapat mempengaruhi warna gigi.

Veneer komposit sangat ideal untuk gumpil kecil, karena perawatan ini mempertahankan lebih banyak struktur gigi alami Anda.

Keunggulannya:
-Permukaan email gigi yang diasah lebih sedikit
-Dapat dibuat langsung di mulut pasien
-Lebih mudah diperbaiki bila rusak
-Lebih ekonomis

veneer porcelaine

veneer porcelaine


2. Veneer Porselin (Porcelain Composite)
Prosedur laminasi veneer porselen memerlukan ketelitian dan memakan waktu, minimal harus 2x pertemuan (Indirect veneer). Gigi harus dicetak terlebih dahulu kemudian dibuatkan material porselin nya baru dipasangkan ke gigi pasien, tetapi hasilnya bisa sangat sepadan lebih kuat dan lebih tahan lama dibandingkan restorasi resin komposit.

Veneer Porselen merupakan alternatif yang sangat baik untuk mahkota dalam banyak situasi. Mereka menyediakan pendekatan yang lebih konservatif untuk mengubah warna gigi, ukuran, atau bentuk. Veneer porselen dapat menutupi cacat yang tidak diinginkan, seperti gigi ternoda oleh tetrasiklin, oleh cedera, atau sebagai hasil dari prosedur akar-kanal, dan ideal untuk menutupi tambalan di gigi depan yang berubah warna. Pasien yang renggang gigi depannya atau gigi yang gumpil atau aus juga dapat menjadi calon untuk menerima veneer porselen.

keunggulannya :
-Lebih kuat dan tahan lama
-Estetika lebih baik
-Tidak mudah berubah warna

efek veneer

efek veneer

Prosedur pemasangan veneer :

1. Konsultasi dengan dokter gigi anda mengenai masalah gigi anda, ataupun senyum dan tampilan yang anda inginkan. Apakah anda ingin membuat gigi menjadi putih, membentuk menjadi gigi kelinci, memperbaiki gigi yang retak, dan lain lain.

2. Dokter akan memeriksa gigi anda dan mencarikan solusi yang terbaik atas gigi anda, dan jika veneer dianggap solusi terbaik, maka dokter akan segera melakukan proses persiapan. Gigi anda akan dikurangi ketebalannya sekitar 0.5 mm untuk tempat dipasangnya veneer. Tujuannya agar ketebalan gigi tetap seperti gigi alami setelah dipasang veneernya nanti.

3. Jika anda memilih direct veneer, maka veneer akan langsung dipasang. Tapi jika anda memilih indirect veneer, maka gigi akan dicetak dan dibuatkan veneer sementara. Sekitar seminggu setelah veneer jadi, baru kemudian veneer dipasang.

4. Pada kasus-kasus yang lebih berat biasanya perlu beberapa kali kunjungan sampai veneer bisa dipasang

Mikro Rotasi Gigi Bisa Bikin Senyum Semenawan Kate Middleton

img

Kate Middleton (dok: Getty Image)

Jakarta, Siapa yang tak suka melihat perempuan dengan senyum menawan? Gigi rata dan putih adalah satu modal yang membuat orang yang tersenyum itu makin menawan. Dengan teknik mikro rotasi gigi kini orang bisa punya senyum seindah putri kerajaan Kate Middleton.

Sang putri yang bergelar Duchess of Cambridge diketahui telah menjalani bentuk mikro rotasi gigi untuk memperindah senyumnya. Senyum lebar dengan memamerkan gigi rata dan putih berseri kini menjadi ciri khas istri Pangeran William itu.

Kate Middleton diketahui telah melakukan mikro rotasi gigi pada dokter asal Prancis, Dr Didier Fillion yang memang mengkhususkan diri dalam hal ‘harmonious asymmetry‘. Dr Didier Fillion ini merupakan ahli bedah gigi yang pernah bekerja untuk Kelly Brook, Sadie Forst dan John Galliano.

“Dia melakukan beberapa mikro rotasi pada Kate Middleton untuk memperbaiki giginya sehingga senyumnya terlihat alami, sehat tapi tidak artifisial (buatan),” ujar Bernard Touati selaku kolega dari Dr Fillion, seperti dikutip dari Telegraph, Senin (28/11/2011).

Micro-rotasi melibatkan kawat gigi yang diletakkan di belakang gigi untuk memutar gigi sedikit demi sedikit hingga mencapai hasil yang diinginkan. Prosedur ini biasanya dilakukan oleh orthodontis untuk memperbaiki bentuk gigi yang tidak lurus.

Dalam proses ini dokter tetap mempertahankan bentuk alaminya atau dengan menggunakan ilusi micro-rotasi terhadap permukaan enamel dan juga melakukan proses pemutihan gigi.

“Beberapa gigi yang terlihat tidak baik misalnya ada gigi yang lebih pendek atau tidak rata, maka kami mencoba untuk memperbaikinya misalnya dengan memberi ruang atau membuatnya menjadi simetris. Sebelum diperbaiki kami akan memperlihatkan hasil akhir yang nanti bisa didapatkan melalui perangkat komputer 3D,” ujar Dr Fillion.

Beberapa ahli telah melihat adanya perubahan drastis dalam senyum Kate Middleton mulai dari saat ia pertama kali muncul sebagai mahasiswa St Andrews University, hingga kemudian berpacaran dengan Pangeran William dan menikah dengannya.

Untuk melakukan prosedur tersebut Kate harus membayar sekitar 3.000 pound sterling atau setara dengan Rp 42.240.000 (1 pound sterling = Rp 14.080). Namun jika banyak hal yang harus diekstraksi maka harganya akan jauh lebih mahal.

Sekitar 75 persen pasien dari Dr Fillion ini diketahui perempuan dengan mayoritas berusia 30-40 tahun, dan setiap bulan ia akan terbang ke Monaco untuk mengobati keluarga dari kerajaan-kerajaan disana.

 

Senin, 28/11/2011 11:32 WIB

Vera Farah Bararah – detikHealth

Pemutihan Gigi (Bleaching)

Pemutihan Gigi E-mail

Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang gigi sudah sedemikian pesatnya, termasuk di dalamnya keinginan untuk memparbaiki penampilan.

Dahulu ketika orang belum memperdulikan estetika, warna gig yang gelap bukanlah hal yang merisaukan, tetapi saat ini tidak ada lagi orang yang ingin membiarkan giginya tetap berwarna gelap. Oleh karena itulah prosedur pemutihan gigi menjadi populer saat ini dan banyak diminati oleh pasien dokter gigi. Bahkan di pasaran bebas banyak sekali produk pemutihan gigi yang diklaim bisa digunakan langsung oleh pembeli tanpa perlu bantuan dokter gigi.

Pemutihan gigi adalah upaya untuk mendapatkan warna gigi menjadi lebih cerah dengan menggunakan bahan-bahan pemutih gigi yang pertama kali diperkenalkan adalah Oxalic Acid oleh Chappel pada tahun 1877, karena hasilnya kurang memuaskan kemudian Harlan pada tahun 1884 memperkenalkan bahan baru yaitu Hidrogen Peroksida, bahan inilah yang sampai hari ini banyak digunakan dalam prosedur pemutihan gigi.

Hidrogen Peroksida (H2O2) pada kondisi alami berbentuk cair, bersifat asam, bila terurai akan menghasilkan air dan oksigen. Proses penutihan trjadi apabila pada bahan Hidrogen Peroksida dilakukan perubahan pH, suhu, atau cahaya untuk mendapatkan oksigen aktif yang bersifat elektrofilik. Elektrofilik berarti hanya memiliki satu elektron pada susunan kimianya sehingga ia akan berusaha mendapatkan pasangan elektron agar stabill. Oksigen aktif tertarik pada daerah yang kaya dengan ikatan ganda yaitu daerah interprismatik pada email gigi, disini akan terjadi pemutusan ikatan ganda menjadi ikatan yang lebih sederhana, secara visual terlihat sebagai perubahan warna kearah yang lebih terang.

Produk turunan hidrogen peroksida yang saat ini banyak dipasarkan adalah Karbamid Peroksida yang merupakan kombinasi Hidrogen peroksida dengan zat pembawa (Karbamid) berupa urea, karbopol, air, dan senyawa lainnya. Tambahan inilah yang menjadikan bahan pemutihan gigi berbentuk gel.

Dalam produk pemutihan gigi, Karbamid Perioksida hanya digunakan 10%-15%, sisanya adalah Sodium Stanat, Gliserin atau Propilen Glokol, serta penambah rasa. Merek dagang yang populer dipasaran untuk pemutihan gigi dengan kandungan seperti ini antara lain adalah Opalescence, Ultradent, Nu Pro Gold, Nite White, dan lain-lain.

Bahan pemutih gigig yang bisa digunakan langsung tanpa bantuan dokter gigi umumnya mengandung Karbamid Peroksida sebesar 3%. Beberapa merek dari produk ini adalah Rembrandt, Britesmile, dan Whitestrips.

Metode Pemutihan Gigi

Secara garis besar ada tiga metode dalam prosedur pemutihan gigi yaitu Supervised Home Dental Whitening adalah prosedur pemutihan gigi yang dilakukan oleh pasien sendiri dengan petunjuk dokter gigi. Prosedur ini dilakukan di rumah menjelang tidur ataupun pada siang hari saat menjalankan akrivitas kerja. Pemutihan dengan cara ini relatif aman karena konsentrasi bahanyang digunakan sedikit, namun waktu yang dibutuhkan cukup lama berkisar antara empat minggu sampai satu tahun.

In Office Dental Whitening adalah metode yang hanya dapat dilakukan oleh dokter gigi di tempat prakteknya karena menggunakan tinggi sehingga perlu penanganan dan pemantauan khusus. Namun waktu yang diperlukan untuk mendapatkan hasil prosedur pemutihan tidak terlalu lama, hanya 1-2 kali kunjungan.

Metode yang ketiga adalah kombinasi keduanya, selain dilakukan pemutihan di tempat praktek oleh dokter gigi juga dilakukan prosedur pemutihan oleh pasien sendiri dengan petunjuk dokter gigi.
Indikator keberhasilan proses pemutihan gigi dilakukan dengan membandingkan warna gigi sebelum dan sesudah proses pemutihan dengan indikator Value Oriented Shade Guide. Perubahan warna sebagai penanda keberhasilan umumnya berkisar antara 5-12 shade. Sebagai contoh bila sebelumnya shade-nya C3 setelah perawatan berubah menjadi A2 berarti terjadi perubahan sebesar 9 shade.

Pemutihan gigi Vital

Sampai dengan tahun 1960 pemutihan gigi vital masih menjadi perdebatan, namun sekarang telah menjadi prosedur yang lazim dilakukan. Berbeda dengan gigi non vital, pada gigi vital umumnya pewarnaan yang terjadi meliputi seluruh gigi dengan derajat pewarnaan yang relatif sama. Keberhasilan pemutihan gigi vital sangat tergantung dari penyebab pewarnaan gigi, apakah karena faktor intriksik, ektrinsik, atau karena pertambahan usia. Namun secara kasar dapat diperkirakan gigi yang berwarna kuning paling memungkinkan dapat dirawat dengan hasil memuaskan, gigi coklat perlu waktu lebih lama, gigi biru keabuan umumnya tidak memberikan hasil memuaskan, multi warna disertai pita warna sangat sulit untuk diputihkan.

Pada gigi yang mengalami pewarnaan kuning dapat dirawat dengan metode Supervised Home Dental Whitening atau in office Dental Whitening. Untuk gigi dengan pewarnaan coklat, biru keabuan, serta multi warna yang disertai pita warna dapat dilakukan satu atau dua kali in office Dental Whitening yang diikuti dengan Survised Home Dental Whitening satu hingga dua bulan.

Supervised Home Dental Whitening didahuli dengan mouth preparation berupa perawatan, pencabutan, dan pembersihan sesuai indikasi. Kenudian dilakukan pencetakan untuk pembuatan tray yang akan digunakan untuk mengaplikasikan bahan pemutih. Tray yang sudah selesai kemudian di try-in, setelah pas perawatan dapat dimulai.

Prosedur in Office Dental dilakukan sesuai petunjuk pabrik masing-masing bahan. Umumnya setelah bahan diaplikasikan dilakukan penyiaran dengan cahaya dari alat khusus sebagai akselelator. Prosedur ini dilakukan dua sampai tiga kali dengan penyiaran setiap kalinya sekitar 20 menit. Lama dan keseuksesan pemutihan gigi sangat tergantung pada pewarnaan yang terjadi.

Perlu diperhatikan perlindungan terhadap pasien dan operator dari bahan pemutih serta cahaya akselelator yang digunakan. Umumnya bahan pemutih gigi memberikan reaksi sensitif.

Pemutihan Gigi Non Vital

Indikasi pemutihan gigi non vital adalah gigi nekrosis yang sudah mendapat perawatan endodontik dengan baik dan berhasil, terdapat pewarnaan intrinsik, tidak terdapat kelainan periodontal, memiliki ketebalan email dan dentin sehat yang cukup,serta tidak terdapat resorpsa internal maupun eksternal pada akar. Sedangkan kontra indikasinya adalah perawatan edodontik yang tidak baik dan atau tidak berhasil, email dan dentin dengan ketebalan sangat tipis, terdapat kelainan periodontal, serta sensitif terhadap bahan pemutih gigi.

Prosedur pemutihan dapat dilakukan dengan meletakan bahan pemutih di dalam kamar pulpa yang telah dipersiapkan, kemudian ditumpat dengan tambalan sementara,demikian berulang-ulang sampai didapat hasil yang diharapkan. Metode lain dilakukan diruang prakter dokter, dengan meletakan bahan pemutih di ruang pulpa kemudian diaktifkan dengan cahaya yang dihasilkan alat khusus.

Hal penting yang harus diperhatikan dalam pemutihan gigi non vital adalah membuat seal antara bahan pemutih dengan bahan pengisi saluran akar, dapat menggunakan glass ionomer, komposit, atau semen polilarbosilat.

Sumber : PDGI online.com