About Neo Publishing

Drg. Yenni, M.E.S, graduate from Dental Faculty, Padjajaran University with cumlaude degree

Karang Gigi dan Pembersihannya (scalling)

Banyak orang mengalami keluhan karena gigi terlihat kuning dan bau mulut, dan sebagian besar disebabkan karena perawatan gigi yg tidak baik dan timbulnya karang gigi.

Karang gigi, atau yang biasa disebut kalkulus di dunia kedokteran gigi, adalah tumpukan plak yang telah termineralisasi kemudian menempel dan mengeras pada gigi.

Biasanya gigi memiliki kemampuan untuk membersihkan diri melalui saliva, tetapi pada gigi yang sudah terbentuk karang gigi, kemampuan ini menurun sehingga dibutuhkan perawatan tambahan untuk membersihkan gigi.

Idealnya, pembersihan karang gigidilakukan setiap enam bulan sekali, sama seperti memeriksa gigi. Ketika kemampuan gigi untuk membersihkan diri menurun, besar kemungkinan bakteri akan lebih mudah menempel pada karang gigi dan menjadi penyebab timbulnya karies gigi.

Jika gigi sudah mulai berlubang dan tidak segera ditangani, maka kerusakan yang ditimbulkan bisa menjadi lebih parah, dan dibutuhkan untuk mencabut gigi.

Advertisements

Mengatasi Kelainan Gigi Anak

Keadaan gigi geligi yg berjejal pada anak2, akan membuat penampilan anak menjadi terganggu, dan sering sekali membuat para ibu menjadi cemas dan muncul pertanyaan? “Apakah bisa diperbaiki? Bagaimana memperbaikinya? Apakah ada hubunganya dengan usia pertumbuhan?Kapan waktu yang tepat untuk memulai perawatan? Dan pertanyaan lainnya”

Proses Pertumbuhan Gigi Anak

Pada anak, usia 6 sampai 9 tahun, merupakan masa pergantian gigi. Gigi geligi permanen mulai bergantian tumbuh seiring dengan gigi geligi susu bergantian tanggal. Inilah yang disebut fase geligi campuran (Mixed Dentition). Hingga nanti pada usia dewasa muda geligi akan erupsi lengkap sebanyak 14 gigi di rahang atas dan 14 gigi di rahang bawah. Inilah yang disebut dengan fase gigi tetap (Permanen Teeth). Dan setelah itu baru disusul dengan geligi permanen yang terakhir erupsi yaitu gigi molar ke-3 atau geraham terakhir pada usia sekitar 20 tahun.

Adalah masih dalam batas kewajaran bila gigi seri susu anak-anak di rahang bawahnya goyang lalu dibelakangnya terdapat gigi permenen seri yang muncul. Pada beberapa kasus hal ini tidak perlu dicemaskan karena dengan beradaptasi dengan lidah gigi permanen seri yang tumbuh dibelakang gigi seri susu akan menata dengan sendirinya menempati tempat gigi susu serinya. Langkah yang diperlukan adalah bila ada tanda ini adalah segera mencabut gigi seri susu tersebut dengan bantuan dokter gigi.

Berbeda dengan kondisi gigi susu seri rahang atas dan semua gigi geraham baik di rahang atas atau di rahang bawah apabila goyang namun gigi permanen tidak tepat tumbuh sesuai dengan tempat gigi susunya maka inilah yang perlu dicermati. Karena hal ini menunjukkan adanya kelainan susunan gigi mulai yang ringan maupun parah.

Pada kondisi yang ekstrim gigi permanen sudah tumbuh tanpa didahului adanya tanda gigi susu yang goyang. Sehingga letaknya gigi permanen agak jauh dari gigi susunya yang akan digantikan. Inilah yang disebut kelainan letak salah benih. Atau gigi susu telah tanggal lama hampir 1 tahun namun gigi permanen belum juga erupsi. Hal ini perlu mendapat perhatian khusus!

Pada beberapa kasus pada usia mulai pergantian geligi yaitu 7 tahun juga sudah diikuti dengan kelainan skeletal tulang rahang seperti salah satu rahang lebih maju, atau kedua rahangnya dan kelainan asimetris tulang rahang. Dominasi faktor pencetus kelainan susunan gigi memang adalah kelainan genetika atau menurun, misalkan karena orang tuanya juga mengalami kelainan yang sama, maka anaknya bisa menjadi lebih parah atau lebih ringan.

Namun adanya kebiasaan jelek yang dilakukan seorang anak akan dapat menimbulkan kelainan susunan gigi atau meperparah kelainan susunan gigi tersebut. Seperti kebiasaan menghisap ibu jari, menggigit pensil atau benda pada gigi depan, cara menelan makanan yang salah, bernafas lewat mulut, pemakaian dot susu yang lama, kondisi gigi susu yang banyak berlubang dan atau gusi yang beradang sehingga rahang mencari posisi yang enak saat mengunyah dan adanya tanggal prematur gigi susu.

Jadi usia efektif untuk mencermati kelainan susunan adalah usia 6 sampai 9 tahun dimana pada usia ini geligi permanen telah banyak yang tumbuh dan kelainan sudah mulai jelas terlihat. Sehingga usia ini adalah usia yang tepat untuk memulai membiasakan diri untuk memeriksakan dan merawat gigi. Jadi jangan biarkan susunan gigi yang bermasalah hingga menunggu usia dewasa baru dilakukan tindakan perawatan. Justru perawatan kelainan susunan gigi akan lebih mudah diatasi pada saat usia anak-anak dan remaja, dengan memanfaatkan faktor pertumbuhan. Namun bukan berati kelainan susunan gigi pada usia dewasa dan lanjut tidak dapat diatasi.

Beberapa kasus kelainan susunan gigi usia anak-anak remaja yang ringan akan dapat diselesaikan dengan perawatan removable orthodontic appliance atau alat ortodonsi lepasan.

Namun bila kasus telah parah pada usia anak-anak dan remaja akan dilakukan perawatan fixed orthodontic appliance (bracket) atau yang lazim disebut behel dan sebaiknya dilakukan oleh dokter gigi spesialis Orthodontis.

Perawatan Crown and Bridge (Metal Porcelain)

Malposisi ( kelainan posisi) 1 gigi depan yg terlihat lebih maju (labioversi) dari gigi2 lainnya. Menjadikan penampilan seseorang terlihat kurang percaya diri. Sehingga timbul keinginan untuk memperbaikinya.

Perawatan ortodonti yg merupakan salah satu tehnik utk memperbaikinya, pada beberapa orang menjadi pilihan yg cukup sulit karena perawatan ortodonti memerlukan waktu perawatan yg cukup lama untuk menanganinya.

Crown and bridge dapat menjadi salah satu solusi utk menanganinya.

Paket Scalling + Pengechekan Intra Oral Camera (*195rb)

Break News…!

dental55

Dears Dental55’ers tak terasa sudah menjelang akhir tahun 2017. Bagaimana kesehatan gigi kamu? apakah masih terawat dengan baik?

Pengechekan dan perawatan gigi secara teratur sangatlah penting, karena  kami sangat mendukung dan menyarankan kalian untuk melakukan perawatan dasar ini.

scalling gigi dental 55

Kami menawarkan paket perawatan pembersihan karang gigi dan pengechekan gigi dengan intra oral kamera, untuk membantu melihat kondisi gigi lebih detail, hanya Rp. 195.000,-(harga normal Rp. 300.000,-) Berlaku sd/ 30 Nov 2017, *pendaftaran sebelumnya wajib melalui WA: 0822 160 100 22.

Veneer: Perawatan untuk gigi anterior yg bercelah

Kondisi gigi geligi anterior yang bercelah dan tidak harmonis dalam tingkat ringan, tidak selalu diatasi dengan perawatan orthodonti.

Veneer dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperbaiki keadaan ini, selain untuk mendapatkan warna gigi yang lebih cerah.

Crown Metal Porcelain or Crown All Porcelain?

Gigi tiruan crown porcelain bisa dibedakan menjadi 2 yaitu : crown metal porcelaine dan crown all porcelain, masing2 mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Contoh pembuatan crown metal porcelain

All Porcelain vs Metal Porcelain

Black line, sesuatu yg menjadi momok bagi para pemakai crown metal porselen, karena itu untuk menghindari black line dapat diatasi dengan pemakaian crown all porselen.

Tetapi apakah crown all porselen dapat diterapkan pada semua kasus? jawabannya tidak. Karena pada kasus deep bite, crown all porcelain, dikhawatirkan terjadi benturan yang mengakibatkan gigi tiruan/ crown mudah pecah, dalam kasus ini tidak ada pilihan lain, crown metal porcelain menjadi pilihan yang tepat.

Jadwal Baru

HARI / WAKTU PRAKTEK

Senin, Selasa, Kamis, Jumat
Shift I : Pukul 11.00-13.00
Shift II: Pukul 16.00-19.00

Rabu
Shift I : –
Shift II: Pukul 16.00-19.00

Sabtu
Shift I : Pukul 12.00-15.00
Shift II: –

Jadwal ini berlaku sejak hari Senin tanggal 10 Juli 2017, terima kasih

Snap On Smile… Satu langkah, senyum jadi lebih indah!

Kami percaya bahwa senyum yang sehat dan indah adalah bagian yang sangat penting untuk meningkatkan rasa percaya diri dan menyempurnakan penampilan anda.

Dalam beberapa artikel sebelumnya sudah diuraikan beberapa metode untuk memperbaiki senyum dan penampilan gigi khususnya bagian depan yaitu veneer, baik itu direct maupun composite, tetapi untuk beberapa kasus, harga dan waktu pengerjaan menjadi kendala dan pertimbangan bagi perawatan tersebut.

snap on smile 2 dental55

Perkembangan teknologi kosmetik gigi saat ini termasuk di kota Bandung, memungkinkan seseorang dengan masalah kerusakan gigi depan (kerusakan warna, gigi renggang, gigi tanggal/ ompong) dapat memperbaiki semua masalah tersebut dan mendapatkan penampilan terbaik dengan satu tindakan perawatan saja, per satu rahang, dengan metode “snap on smile”, sangat praktis.

Snap On Smile, secara awam sering juga disebut veneer lepasan / ‘gigi kelinci lepasan’, prinsipnya seperti membuat lapisan gigi kelinci dan dibuat untuk satu rahang (atas/ bawah).  Beberapa keuntungan menggunakan metode ini adalah sebagai berikut:
1. Menyempurnakan estetika gigi (ukuran dan warna gigi)
2. Memperbaiki fungi kunyah
3. Melindungi gigi asli
4. Tindakan tanpa merusak gigi asli (pengikisan gigi)

snap on smile dental55

Namun tidak semua kasus gigi dapat dipasang Snap On Smile, oklusi gigi menjadi pertimbangan yang sangat penting agar lapisan gigi tersebut tidak cepat rusak/ pecah. Hal ini tentunya dapat dikonsultasikan dan dipelajari lebih lanjut dengan dokter gigi yang bersangkutan, dibantu dengan pembuatan cetakan gigi untuk mempertimbangkan susunan gigi/ lapisan gigi yang paling ideal.

Senyum Sehat Sepanjang Masa… menambah rasa percaya diri!

Bracket Gigi Sering lepas?

Bracket gigi bisa lepas karena banyak faktor, tetapi secara garis besar kami bedakan menjadi 2, yaitu:

1. Bahan dan teknis pemasangan bracket

2. Kebiasaan dan perawatan yang dilakukan oleh pasien

  1. Teknis Pemasangan

Salah satu tahapan penting dalam pemasangan kawat gigi adalah pemasangan bracket, dimana proses isolasi menjadi perhatian yang sangat penting, agar kondisi gigi yang akan dipasangkan braket tersebut dalam kondisi bersih dan bebas air liur. Hal ini biasanya dilakukan dengan proses pembersihan dan pengeringan dan menahan area gigi tersebut dengan gulungan kapas / rubber dam.

Selain itu dari sisi kualitas bahan perekat dan teknis pemasangan braket tentunya juga mempengaruhi kekuatan braket itu sendiri, tetapi secara prinsip jika anda berobat ke dokter gigi seharusnya itu tidak perlu terjadi karena secara prinsip mereka tentu menjaga kualitas dan nama baik, berbeda halnya jika pemasangan ke Tukang Gigi yang sama sekali tidak dijamin kualitasnya.

2. Kebiasaan Pasien

Satu hal yang penting harus dijaga oleh pasien dengan kawat gigi adalah memperhatikan dan menyesuaikan kebiasaan/ cara makan:

– Hindari makanan yang keras dan lengket
disarankan agar makanan lebih lunak dan sudah dipotong kecil-kecil , jangan memakan makanan secara utuh seperti apel, kerupuk, daging dengan ukuran besar, dsb.
– Mengunyah dengan hati-hati
Perhatikan cara mengunyah, karena kawat gigi terkait satu braket dengan yang lain, jika ada tekanan hanya pada satu gigi tertentu, maka braket gigi tersebut rawan untuk lepas.

Satu hal yang harus disadari oleh pasien kawat gigi adalah bahwa akan timbul ketidaknyamanan dalam mengunyah makanan, khususnya pada tahap2 awal. Tidak mudah bagi beberapa pasien untuk menyesuaikan kebiasaan mengunyah makan setelah menggunakan kawat gigi.

Perawatan kawat gigi termasuk perawatan jangka panjang, bukan sesuatu yang instan, karena itu dokter perlu memberikan pengertian dan segala resiko yang bisa timbul akibat perawatan ini, sehingga pasien bisa kooperatif dan menjalani perawatan dengan baik. Niscaya semua pengorbanan yang sudah dilakukan akan memberikan senyuman yang indah dan akan membuat kita lebih percaya diri…

Proses pemasangan kawat gigi bisa dibaca pada artikel sebelumnya “Proses Pemasangan Kawat Gigi